Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»China: Kebijakan Sepihak Trump Rusak Stabilitas Dunia
    News

    China: Kebijakan Sepihak Trump Rusak Stabilitas Dunia

    July 24, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    China: Kebijakan Sepihak Trump Rusak Stabilitas Dunia

    Bendera kebangsaan Amerika Serikat bersanding dengan bendera kebangsaan China (Foto: Johannes Eisele/AFP)

    Beijing, Jurnas.com – Pemerintah China mengatakan, Amerika Serikat (AS), merusak stabilitas strategis global akibat kebijakan sepihak terhadap negara-negara besar di dunia.

    Dalam buku putih pertama yang dikeluarkan sejak 2012, Kementerian Pertahanan Tiongkok memperingatkan, persaingan strategis internasional sedang meningkat sebagai akibat dari provokasi AS.



    Washington, katanya, memberlakukan kebijakan sepihak, mengintensifkan persaingan di antara negara-negara utama, secara meningkatkan pengeluaran pertahanannya, mendorong kapasitas tambahan dalam pertahanan nuklir, luar angkasa, cyber dan rudal, dan merusak stabilitas strategis dunia.

    Bukut putih itu juga megecam rencana AS menyediakan senjata miliaran dolar kepada Taiwan. Namun Beijing mengatakan, tidak berjanji untuk tidak menggunakan kekuatan melintasi Selat Taiwan jika perlu.

    Baca juga.. :

    • Pemimpin Baru Inggris Boris Johnson Disebut Penerus Trump
    • China Sebut AS Rusak Perdamaian di Taiwan
    • Iran Bongkar dan Hukum Mati Mata-mata Intelijen AS

    “China harus dan akan dipersatukan kembali. Tiongkok memiliki tekad yang kuat dan kemampuan melindungi kedaulatan nasional dan tidak akan pernah membiarkan pemisahan bagian mana pun dari wilayahnya oleh siapa pun,” katanya.

    China berulang kali memperingatkan AS tentang hubungannya dengan Taiwan. Beijing memiliki kedaulatan atas pulau itu dan hampir semua negara dunia mengakui kedaulatan itu di bawah kebijakan yang dikenal sebagai One China.

    AS juga mengakui kedaulatan Tiongkok atas Taiwan, tetapi sudah lama mendekati Taipei dalam upaya untuk melawan Beijing.

    Sejak Presiden Donald Trump menjabat pada Januari 2017, pemerintahannya membuka kedutaan de facto baru di Taipei dan mengeluarkan undang-undang untuk mendorong para pejabat senior AS melakukan perjalanan ke Taiwan.

    Buku putih China lebih lanjut mengatakan “separatis” Taiwan adalah ancaman terbesar bagi penyatuan kembali damai pulau yang diperintah sendiri dan daratan Cina.

    Ia juga memperingatkan bahwa militer Tiongkok “akan dengan tegas mengalahkan siapa pun yang berusaha memisahkan Taiwan dari China.”

    China tertinggal militer terbaik

    Kementerian Tiongkok menguraikan rencana membangun tentara berteknologi tinggi dan modern, yang menurut laporan difokuskan untuk mengejar ketinggalan teknologi yang digunakan angkatan bersenjata di AS dan Eropa Barat.

    Rencana tersebut menyerukan lebih banyak teknologi mutakhir dalam persenjataan militer, mengakuinya masih jauh di belakang militer terkemuka dunia.

    “Perang berkembang ke arah perang cerdas,” kata dokumen itu, mengutip meningkatnya penggunaan Inteligensi Buatan (AI), data besar, komputasi awan, dan teknologi militer berteknologi tinggi dan baru berdasarkan IT.

    China, yang memiliki kekuatan militer terbesar di dunia, mengatakan awal tahun ini berencanameningkatkan pengeluaran pertahanannya sebesar 7,5 persen pada tahun 2019. Militernya memiliki anggaran pertahanan terbesar kedua di dunia.

    Kekuatan untuk perdamaian

    “Militer China yang kuat adalah kekuatan besar bagi perdamaian dunia, stabilitas dan pembangunan komunitas dengan masa depan yang sama bagi umat manusia,” kata buku putih itu.

    Ia juga mengakui, China mengejar pengembangan nuklir untuk pertahanan diri, bukan perlombaan senjata nuklir dengan negara lain dan menjaga kemampuan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional.

    TAGS : China Amerika Serikat Stabilitas Dunia

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56391/China-Kebijakan-Sepihak-Trump-Rusak-Stabilitas-Dunia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBandara Kulonprogo Layani Penerbangan Lion Air Tujuan Makassar
    Next Article KPK Bidik M Nasir Terkait Kasus Gratifikasi DAK Meranti
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.