Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Cinta Lingkungan, Rara Sekar Ternyata Doyan Bikin Kompos Rumahan
    Lifestyle

    Cinta Lingkungan, Rara Sekar Ternyata Doyan Bikin Kompos Rumahan

    October 5, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cinta Lingkungan, Rara Sekar Ternyata Doyan Bikin Kompos Rumahan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kini banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan. Kampanye mengurangi penggunaan plastik pun gencar dilakukan. Seperti membawa tumbler, sedotan stainless atau bambu, hingga totebag belanja telah diusahakan masyarakat akhir-akhir ini.

    Diakui Rara Sekar, penyanyi yang juga pegiat lingkungan ini, mengungkapkan, ternyata telah lama mendalami pengetahuan terkait isu lingkungan dan menekuni gaya hidup berkelanjutan atau sustainable lifestyle. Selain sampah plastik, sebenarnya ada masalah lain yang lebih besar juga. Yakni sampah organik rumah tangga.

    Untuk itu, dia bersama suami, mulai mengolah kompos dari sampah rumah tangga. Rara sendiri memang awalnya tidak mudah. Tapi, karena melihat lingkungan sekitar masih ada yang abai dengan sampah, ia pun tergerak untuk melakukannya.

    Terlebih dirinya memiliki kebiasaan menanam tanaman sendiri. Sehingga, sangat penting baginya untuk merawat tanah. Salah satunya dengan memanfaatkan kompos yang dibuatnya sendiri.

    “Saya paling senang merawat tanah. Tanah yang sehat akan menghasilkan tanaman yang sehat, maka akan menghasilkan nutrisi yang sehat juga,” ujar Rara dalam webinar kampanye Re.juve Cares, Senin (5/10).

    Lantas, bagaimana cara Rara membuat kompos dari sampah organik?

    Untuk memilah sampah organik, seperti sisa makanan sayur atau buah yang tersisa, biasanya ia menyediakan tempat khusus. Tempat khusus ini biasanya diletakkan Rara di dekat wastafel.

    Setelah itu, ungkap Rara, sampah organik yang telah dipilah dimasukkan ke dalam ember. Biasanya takaran sampah yang digunakan untuk membuat kompos adalah 60 persen bagian hijau dan 40 persen bagian brown.

    “Hijau itu sisa sayur dan makanan tapi jangan masukan tulang ayam. Jangan hewani, full nabati. Lalu masukan elemen brown misalnya daun kering. Bisa juga kertas yang tidak ada plastiknya atau kardus juga bisa, yang tak ada tinta atau stikernya,” lanjutnya.

    Selama prosesnya jangan lupa untuk dibuka dan diaduk sekali-kali. Setelah tiga bulan maka kompos bisa digunakan.

    “Sisa tulang ikan bisa di tanam dalam kebun saya, karena itu bagus untuk tanah,” tukas Rara.

    Perlu disadari, masalah sampah memang menjadi masalah yang belum terselesaikan. Seakan-akan sampah dari rumah tangga hanya dipindahkan ke tempat lain hingga menjadi gunung.

    Berdasarkan data yang dipaparkan Re.juve, roduksi sampah organik harian di Jakarta kadang masih terabaikan. Padahal produksi harian sampah organik di Jakarta bahkan bisa mencapai 60 persen atau lebih tinggi dari sampah nonorganik.

    Sebagai produk yang menggunakan buah dan sayuran segar, Re.juve juga tidak menampik, bahwa dalam produksi hariannya ada volume sampah organik yang cukup besar yang dihasilkan. Untuk itulah sejak Februari 2020 yang lalu, Re.juve bekerja sama dengan KOMPIS, untuk mengolah sampah buah dan sayuran sisa produksi menjadi maggot pakan ternak bernilai tinggi.

    Saksikan video menarik berikut ini:

     

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDuh! Daya Saing Inovasi RI Peringkat 85 dari 131 Negara
    Next Article Pemenang Tender Pengadaan Alat Pengolahan Data Proyek UNITED Diumumkan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.