Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Cuaca Ekstrem Tak Halangi Produksi Padi di Badung
    Ekonomi

    Cuaca Ekstrem Tak Halangi Produksi Padi di Badung

    December 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Cuaca Ekstrem Tak Halangi Produksi Padi di Badung 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Cuaca Ekstrem Tak Halangi Produksi Padi di Badung 2
    Seorang petani menyemprot tanaman padinya di Subak Sempidi, Badung. (BP/eka)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem yang melanda Badung dan sekitarnya tidak memengaruhi panen raya padi di daerah tersebut. Justru, produksi padi di Gumi Keris mengalami suplus 22.502,88 ton hingga akhir 2020.

    Kadis Pertanian Badung, I Wayan Wijana saat dikonfirmasi Kamis (10/12) mengatakan musim panen di Badung berjalan lancar tanpa terpengaruh cuaca yang belakangan tak menentu. Kondisi ini tentu sangat menggembirakan dalam rangka mengamankan produksi dan stok pangan khususnya gabah, di tengah ancaman penyebaran Virus Corona.

    “Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan atau gagal panen akibat cuaca, karena untuk musim tanam ketiga umumnya petani sudah selesai panen dan sedang persiapan musim tanam keempat,” ungkapnya.

    Menurutnya, hingga musim tanam ketiga, produksi pangan di Kabupaten Badung mencapai 61.382 ton GKG (Gabah Kering Giling), atau setara beras 34.685 ton. Berdasarkan hasil perhitungan dan prediksi sampai akhir tahun 2020 produksi diperkirakan 118.061 ton GKG, atau setara 67.042,88 ton beras.

    “Sedangkan kebutuhan beras selama setahun 44.540 ton, jadi kita surplus 22.502,88 ton,” ucapnya.

    Dikatakan, berdasarkan hasil monitoring panen raya di sejumlah subak, produksi gabah petani sudah sesuai dengan estimasi, produksi gabah kering panen rata-rata 6 sampai 7 ton/hektar. “Harapan kita bersama tidak akan ada kendala sehingga produksi beras dipastikan aman,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKomitmen Berantas Korupsi, Bank BJB jadi Finalis UPG Terbaik 2020
    Next Article Presiden Apresiasi Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.