Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Adat Bulian Kaya Potensi Pertanian
    Ekonomi

    Desa Adat Bulian Kaya Potensi Pertanian

    March 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Adat Bulian Kaya Potensi Pertanian 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa Adat Bulian Kaya Potensi Pertanian 2
    Ketut Pasek. (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Bulian di Kecamatan Kubutambahan adalah salah satu desa tua di Bali Utara. Desa adat ini kaya dengan potensi pertanian rambutan, kelapa,dan tanaman palawija. Yang sedang berkembang pesat adalah budi daya buah naga. Sadar dengan potensi pertanian ini, prajuru Desa Adat Bulian menjabarkan kebijakan untuk membangkitkan kembali peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Mulai beberapa tahun terdahulu, LPD di desa adat ini tak mampu beroperasi maksimal.

    Kelian Desa Adat Bulian Ketut Pasek dihubungi, Kamis (24/3) mengatakan, desa adatnya itu terbagi menjadi Banjar Adat, Dauh Margi, Dangin Margi, Banyu Buah, Bantes, dan Banjar Adat Leguwuh. Berdasarkan data, krama desa yang tercatat secara keseluruhan saat ini sebanyak 1.268 kepala keluarga (KK).

    Setiap krama desa ini memiliki tanggung jawab sebagai pangempon di Pura Kahyangan Tiga dan Kahyangan Desa. Menurut Ketut Pasek, Desa Adat Bulian sejak terbentuk
    dikenal kaya dengan potensi bidang pertanian terutama rambutan. Selain itu, kelapa
    dan tanaman palawija lainnya menjadi sumber pendapatan keluarga setiap krama desa.
    “Sekarang ini, buah naga yang mulai marak dibudidayakan krama desa. Untuk mendorong
    pengembangan potensi pada pertanian buah itu, desa adat telah mengaktifkan kembali
    LPD,” katanya.

    Beberapa tahun sebelumnya, LPD di desa adat ini tak beroperasi maksimal karena beberapa kendala. Untuk itu, di era kepemimpinannya, LPD kembali diaktifkan. Lembaga ini akan mengambil perannya dalam membantu krama desa dalam memenuhi kebutuhan
    modal usaha taninya. Dengan begitu, persoalan kesulitan modal ini akan teratasi dengan
    perlahan dan pengembangan potensi pertanian di desa adat menjadi lebih maksimal. “Selain karena di desa adat wajib ada LPD, lembaga ini juga kami aktifkan untuk memfasilitasi krama desa dalam merintis usaha tani sebagai sumber pendapatan keluarga,” katanya.

    Di sisi lain Ketut Pasek menyebut, berdasarkan awigawig dan dresta Desa Adat Bulian yang menjadi desa tua wajib untuk melaksanakan upacara dan piodalan yang sudah ditetapkan. Bahkan, upacara dan piodalan wajib setiap tahunnya digelar sampai 10 kali. Hal ini memerlukan dukungan anggaran yang tak sedikit.

    Namun begitu, berkat kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang menggulirkan “Nangun Sat Kerthi Loka Bali (NSKLB)” dengan mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK), secara langsung tanggung jawab krama desa menjadi ringan. Selain meringankan beban krama dalam menunaikan kewajiban dalam pucara dan piodalan, dengan BKK Provinsi Bali, Desa Adat Bulian telah melaksanakan rehab, penataan kawasan pura.

    Untuk kegiatan fisiknya, selain memperbaiki kerusakan pura, secara bertahap mulai tahun 2021 dan 2022 ini Desa Adat Bulian membuat jalan baru menuju Pura Bale Agung dan di Pura Dalem. Selain menunjang saat digelar upacara dan piodalan di pura itu, jalan ini dimanfaatkan untuk akses krama desa dalam mengangkut produksi pertanian.

    Di samping itu, sesuai arah kebijakan NSKLB dalam melestarikan seni dan budaya Bali, Desa Adat Bulian gencar menggelar pembinaan sekaa santi dan keterampilan serati banten. “NSKLB ini program bagus dan terbukti desa adat sekarang masuk dalam pemerintahan. Kami berharap ini bisa berlanjut, karena seperti kami menjadi desa tua yang harus menunaikan kewajiban yang berat, sangat perlu dukungan lewat BKK. Usul kami ke depan lebih memperrtimbangkan kondisi pemanfaatan di setiap desa adat,” tegasnya. (Mudiarta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAurora dan Toyota memulai uji coba Sienna Otonom di Texas
    Next Article Nasabah Bank Jatim Borong Hadiah Ke-2, Undian Nasional Tabungan Simpeda – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.