Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Adat Kalibalang Lestarikan Adat dan Budaya Lewat Pertanian
    Ekonomi

    Desa Adat Kalibalang Lestarikan Adat dan Budaya Lewat Pertanian

    March 19, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Adat Kalibalang Lestarikan Adat dan Budaya Lewat Pertanian 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Desa Adat Kalibalang Lestarikan Adat dan Budaya Lewat Pertanian 2
    Desa Adat Kalibalang menjaga dan melestarikan alam serta adat dan budaya melalui pertanian yang ada. (BP/Istimewa)

    TABANAN, BALIPOST.com – Potensi sektor pertanian luar biasa yang dimiliki Desa Adat Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan, tidak serta merta membuat desa adat setempat lantas bergegas mengembangkan konsep desa wisata. Namun yang kini tengah diperkuat adalah bagaimana menjaga dan melestarikan alam serta adat dan budaya melalui pertanian yang ada.

    Alasannya, di masa pandemi COVID-19 seperti saat
    ini, sektor pertanian maupun perkebunan yang notabene digeluti hampir 70 persen krama adat masih
    bisa tetap eksis.

    Bendesa Adat Kalibalang, Ida Bagus Made Suarta mengatakan, pengembangan ke depan khususnya terkait dengan program penguatan desa adat “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, tak menutup kemungkinan impian memiliki kawasan desa wisata berbasis pertanian akan dilakukan, hanya saja jika kondisi dirasa mulai membaik atau pandemi Covid-19 berakhir.

    Diterangkannya, kawasan Desa Adat Kalibalang memiliki potensi pertanian luar biasa. Dengan lahan pertanian seluas 40 hektare, hanya 25 hektare
    lahan sawah yang masih produktif, selebihnya
    bergerak di hortikultura atau perkebunan.

    Ini dikarenakan ketersediaan air yang debitnya kerap mengecil. “Sebelumnya pengairan di sini melimpah,
    tetapi belakangan debit air mengecil dari hulu. Jadi yang masih teraliri pengairan masih bisa tetap dengan lahan sawahnya, yang tidak lebih pada tanaman perkebunan seperti pepaya dan singkong, termasuk juga peternakan di sini banyak yang memelihara
    sapi,” terangnya.

    Bagi Suarta, pertanian saat ini masih menjadi sektor yang cukup bisa bertahan di tengah situasi apapun. Tak salah jika ia memiliki keinginan kuat memperkuat sektor yang ada ini tentunya diikat dengan pararem yang dapat melindungi potensi yang ada agar tidak mudah beralih fungsi menjadi kawasan pemukiman.

    Termasuk juga melakukan revisi atau pembaharuan
    perarem desa adat yang sudah ada sejak tahun 2007. “Jadi ada sejumlah hal di dalam pararem yang perlu dikurangi atau ditambahkan disesuaikan dengan
    kondisi saat ini, dan salah satunya terkait upaya pelestarian pertanian untuk mencegah alih fungsi lahan, disamping juga mengatur berkaitan dengan kegiatan adat, agama dan program jangka panjang lainnya, saat ini masih berproses,” jelasnya.

    Jika penguatan akan sektor pertanian sudah dapat berjalan dengan baik, ke depan tentu impian merancang konsep desa wisata berbasis pertanian atau agro wisata tentunya menjadi program lanjutan. “Untuk desa wisata saya melihat memang ada potensi untuk itu, hanya saja SDM dan permodalan masih menjadi kendala saat ini, karena dana bantuan dari
    provinsi kami alokasikan untuk Parahyangan dan untuk Upakara,” terangnya.

    Tentunya dukungan dari pemerintah termasuk juga
    pihak pariwisata atau swasta ke depan sangat dibutuhkan. “Bisa saja dengan pembuatan jalan setapak untuk tracking di pinggiran sungai Yeh
    Ning dari ujung utara desa sampai di selatan menuju di tengah persawahan. Nantinya disuguhi pemandangan bajak sawah dengan cara tradisional,
    pemuda ikut ngaturang ngayah magegambelan dan yang lain,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleToyota hentikan 18 jalur perakitan di 11 pabrik imbas gempa Jepang
    Next Article Jerman selidiki perusahaan Bosch suplai produk ke Rusia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.