Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Desa Megati Cegah Alih Fungsi Lahan Lewat “Kampung Alpukat”
    Ekonomi

    Desa Megati Cegah Alih Fungsi Lahan Lewat “Kampung Alpukat”

    April 2, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Desa Megati Cegah Alih Fungsi Lahan Lewat “Kampung Alpukat” 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Desa Megati Cegah Alih Fungsi Lahan Lewat “Kampung Alpukat” 2

    TABANAN, BALIPOST.com – Dikenal sebagai lumbung pangan Bali, kabupaten Tabanan tentu memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang luar biasa. Namun tak dipungkiri, tantangan alih fungsi lahan masih dikhawatirkan bisa terjadi.

    Untuk mencegah hal itu terjadi, berbagai terobosan maupun kebijakan telah digulirkan untuk bisa membendung kekhawatiran tersebut. Salah satunya gagasan yang coba tengah digarap oleh Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur.

    Desa ini diwacanakan menjadi kampung alpukat. Sebagai tahap awal, telah ditanam 5 hektar pohon alpukat oleh komunitas Kerta Bumi Tani.

    Perbekel Desa Megati, Dewa Nyoman Sukerta mengatakan, Desa Megati sudah dikategorikan sawah tadah hujan, sehingga kerap terkendala air saat musim kemarau. Dampak dari hal itulah banyak lahan petani yang terbengkalai.

    Dipilihnya komoditi alpukat karena superfood ini banyak diminati oleh masyarakat. Sebab alpukat adalah makanan sehat karena mengandung lemak tak jenuh.

    Selain itu bisa juga dijadikan produk kecantikan. Karena banyak fungsinya alpukat pun harganya menjanjikan. Untuk pasaran sekarang tembus di angka Rp50.000 per kilogram.

    Sejauh ini kata dia, untuk awal dari wacana itu sudah ada 5 hektar lahan yang ditanam oleh komunitas. Tanaman saat ini sudah berusia 1 tahun. Diharapkan nantinya masyarakat yang lain bisa ikut menanam.

    Menurutnya untuk bisa mewujudkan Desa Megati menjadi kampung alpukat, generasi muda pun sudah diberikan pemahaman. Tak hanya mengandalkan kerja di luar saja, namun diminta juga ikut memperhatikan tanah kelahiran, karena nanti saat pulang dari bekerja otomatis akan pulang ke kampung halaman.

    Diakuinya untuk menjadikan Desa Megati kampung alpukat, telah dipilih menanam alpukat jenis miji dan kuba. Alpukat ini adalah alpukat mentega terbaik karena rasanya enak dan legit.

    Dua jenis alpukat ini memang cocok ditanam di dataran rendah seperti di Desa Megati yang memiliki ketinggian 106 meter di atas permukaan air laut.

    Mengingat perlu waktu tiga tahun untuk bisa menikmat panen alpukat, disela-sela tanaman alpukat lewat komunitas yang sudah ada telah pula ditanam pohon pepaya dan cabai. Sehingga sembari menunggu alpukat panen, petani sudah bisa menikmati hasil dari pepaya dan cabai tersebut.

    Salah satu petani yang sudah menanam alpukat di Desa Megati yakni I Gede Eka Karmada. Jenis alpukat yang sudah dikembangkan bervariasi mulai dari alpukat miji, alpukat kuba dan alpukat enam long.

    Disebutkan panen alpukat ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 tahun. Satu pohonnya bisa menghasilkan puluhan kilogram alpukat dan bisa dipanen berkelanjutan. (Puspawati/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCitroën gelar program Bengkel Siaga untuk mendukung mudik Lebaran
    Next Article Sempat disalip BYD, Tesla rebut kembali mahkota penjualan EV terbesar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.