Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dianggap Dewi, Virus Corona Disembah di India
    News

    Dianggap Dewi, Virus Corona Disembah di India

    June 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dianggap Dewi, Virus Corona Disembah di India

    Virus Corona Disease (Covid-19).

    New Delhi, Jurnas.com – Di saat virus corona menjadi momok di dunia karena menjadi penyebab kematian dari 411.279 orang, sebagian rakyat India punya perspektif berbeda.

    Virus yang dikenali dengan bentuk mahkota di permukaannya itu dianggap sebagai dewi baru dengan nama `Corona Mai`, dan diyakini orang-orang meninggal karena memberikan persembahan kepada dewi baru tersebut.

    Dikutip dari Al-Arabiya pada Rabu (10/6), para perempuan di sejumlah desa di Uttar Pradesh, India mulai menyembah `Corona Mai` dengan cara menggali lubang di sebuah ladang dan mengisinya dengan air, lalu melemparkan sembilan cengkeh dan sembilan laddo, permen India.

    Desa-desa tersebut termasuk Tumkuhiraj, Kasia, Hata, Captanganj dan Khadda tehsil di distrik Kushinagar.

    Seiring waktu, perempuan lainnya bergabung dalam kegiatan itu dan mulai berdoa kepada Corona Mai untuk menyelamatkan nyawa.

    Baca juga.. :

    • Heboh, Sekda Bondowoso Anggap Covid-19 Cuma Wacana
    • WHO Surati Pakistan Minta Lockdown Lagi
    • Sekjen PBB Ingatkan Ancaman Krisis Pangan

    Saluran berita India CNN-News18 mencatat bahwa sejumlah besar perempuan di lokasi lain juga berkumpul pada Jumat pekan lalu, untuk menyembah dewi virus corona.

    Para wanita juga meninggalkan persembahan dan menyanyikan lagu untuk menenangkan sang dewi.

    “Kami telah berlindung di bawah dewi coronavirus. Dia akan ditenangkan dengan ibadah. Para dokter gagal merawat pasien dan para ilmuwan juga gagal mengembangkan vaksin untuk menyembuhkan virus corona. Kami telah menyembah dewi coronavirus sehingga anggota keluarga kami akan tetap aman darinya,” demikian permohonan yang disampaikan Naina Devi kepada News18.

    Sebagaimana diketahui, India mulai melakukan pelonggaran dengan membuka kembali pusat perbelanjaan, tempat ibadah, restoran dan perbatasan negara pada Senin lalu.

    Namun pada hari yang sama, negara padat penduduk itu melaporkan angka kematian satu hari tertinggi, dengan kasus-kasus di ibukota India, New Delhi, diperkirakan akan meningkat hingga setengah juta dalam waktu dekat.

    TAGS : India Dewi Corona Covid-19

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73578/Dianggap-Dewi-Virus-Corona-Disembah-di-India/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Setorkan Uang Perkara Lucas ke Kas Negara
    Next Article WHO Surati Pakistan Minta Lockdown Lagi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.