Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dirjen PAS Sebut Tak Terlihat Kerumunan Massa Saat Kunjungan Hari Raya
    News

    Dirjen PAS Sebut Tak Terlihat Kerumunan Massa Saat Kunjungan Hari Raya

    May 19, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dirjen PAS Sebut Tak Terlihat Kerumunan Massa Saat Kunjungan Hari Raya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Reynhard Silitonga memastikan protokol kesehatan tetap dilakukan meski ada kunjungan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini semata untuk mencegah penularan Covid-19.

    Reynhard memastikan, tidak ada kerumunan massa saat pelaksanaan kunjungan Hari Raya Idul Fitri di lapas mana pun. Karena pihaknya telah mengatur secara rinci terkait pelaksanaan kunjungan.

    “Saya kira tidak ada pembeludakan, karena sudah diatur secara sistem dan atur per 10 menit untuk berkunjung,” ucap Reynhard, Rabu (19/5).

    Terlebih bertepatan momentum Hari Raya Idul Fitri, sebanyak 121.026 narapidana beragama Islam dari seluruh Indonesia terima pengurangan masa pidana atau hak remisi khusus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120.476 orang mendapatkan RK I atau pengurangan sebagian dan 550 orang mendapatkan RK II atau langsung bebas.

    Reynhard menekankan, remisi yang diterima adalah salah satu hak yang diberikan negara atas pencapaian yang sudah mereka lakukan selama menjalani pembinaan di Lapas/Rutan/LPKA.

    “Pemberian RK Idul Fitri diharapkan memotivasi warga binaan permasyarakatan (WBP) untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang dijalani,” ujar Reynhard.

    Karena itu, Reynhard memastikan di tengah kondisi overcrowded dan pandemi Covid-19, pemerintah terus mengoptimalkan pelayanan dan pembinaan kepada WBP. Serta berusaha mengubah paradigma layanan pemasyarakatan menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran dengan menerapkan layanan berbasis teknologi informasi sehingga mencegah penyalahgunaan wewenang, mempermudah pemantauan, meningkatkan transparansi, dan kepastian hukum.

    “Hak-hak WBP pasti akan terpenuhi sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan,” pungkas Reynhard.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLarangan Mudik Berakhir, Pergerakan Penumpang Transportasi Publik Melonjak
    Next Article Perwakilan Pegawai KPK Tak Lolos TWK Lapor ORI
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.