Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ditarget PAD Rp 5,3 Miliar, Tabanan akan Genjot Sektor Ini
    Ekonomi

    Ditarget PAD Rp 5,3 Miliar, Tabanan akan Genjot Sektor Ini

    March 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ditarget PAD Rp 5,3 Miliar, Tabanan akan Genjot Sektor Ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ditarget PAD Rp 5,3 Miliar, Tabanan akan Genjot Sektor Ini 2
    Ilustrasi. (BP/Istimewa)

    TABANAN, BALIPOST.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Tabanan harus bekerja ekstra keras di masa pandemi ini. Lantaran sebagai salah satu OPD penghasil, DPMPPTSP tahun ini ditarget Rp 5,3 miliar lebih untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Kepala Bidang Pelayanan dan Perijinan I Kadek Suardana Dwi Putra seijin Kepala DPMPPTSP I Made Sumertayasa menjelaskan, target yang dipasang lebih tinggi dibandingkan 2020. Tapi, pihaknya tetap harus optimis untuk mengejar target tersebut.

    Ia mengatakan sektor yang akan dioptimalkan adalah sektor pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski, pada 2020 capaian target Rp 5 miliar memang tidak bisa dicapai lantaran pandemi COVID-19, hingga akhirnya dipertengahan jalan jumlah capaian target direvisi menjadi Rp 3.501.500.000.

    Dwi Putra menambahkan di 2021 PAD Rp 5,3 miliar lebih ini rencananya diperoleh IMB, IMTA (Ijin) Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing), dan izin trayek untuk menyediakan pelayanan angkutan umum. “Tahun ini pada masa pandemi, kami ditarget PAD sebesar Rp 5,3 miliar,” ujarnya,

    “Tetapi kami optimis, dari pemerintah yang memperhatikan pertumbuhan ekonomi akan positif serta adanya Omnibuslow Cipta Kerja semoga mampu mendongkrak investasi ke depanya. Kalau kami sebagai OPD yang ditargetkan terhadap PAD berupaya agar apa yang ditarget bisa tercapai,” sebut Dwi Putra.

    Dia menjelaskan alasan retribusi IMB yang digenjot untuk memenuhi target karena capaian pajak dari IMTA tergantung pada jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di kabupaten. Untuk ijin trayek tidak signifikan hanya belasan juta dan cenderung stagnan karena obyeknya kendaraan angkutan penumpang (angkot dan minibus). (Puspawati/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSituasi Sedang Pandemi, Nyepi Kali Ini Diminta Tak Ada Pemutusan Internet
    Next Article Artis Senior Asmiar Yahya Meninggal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.