Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Dua Pasar Ini, Belum Mampu Hasilkan PAD untuk Karangasem
    Ekonomi

    Dua Pasar Ini, Belum Mampu Hasilkan PAD untuk Karangasem

    September 18, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Dua Pasar Ini, Belum Mampu Hasilkan PAD untuk Karangasem 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dua Pasar Ini, Belum Mampu Hasilkan PAD untuk Karangasem 2
    Suasana di Pasar Yadnya, Rendang, Karangasem. (BP/nan)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Karangasem melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem mengelola belasan pasar tradisional yang sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tapi, dua pasar diantaranya selama ini belum mampu menghasilkan pendapatan untuk daerah.

    Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna mengatakan, hingga saat ini memang ada dua pasar yang belum mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah. Yakni Pasar Yadnya di Kecamatan Rendang dan Pasar Manggis di Kecamatan Manggis. “Dua pasar ini memang belum menghasilkan PAD,” ucapnya.

    Sutrisna menambahkan, khusus untuk Pasar Yadnya, pihaknya sudah berdiskusi dengan pemerintah desa tentang hal-hal yang perlu digali untuk menggairahkan daya beli masyarakat setempat. “Pemerintah desa di Rendang tahu apa yang mungkin bisa dikembangkan. Kita hanya perlu cara bagaimana bisa menarik pembeli. Apa yang mesti dijual di sana,” Katanya.

    Dia menjelaskan, Pasar Yadnya dibangun untuk menampung para pedagang yang menjual perlengkapan upacara, souvenir, dan barang menarik lainnya. Dirinya menyadari animo terhadap keberadaan pasar itu masih rendah.

    Pasar sempat buka-tutup beberapa kali dan akhirnya kosong sampai sekarang. “Masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan di Disperindag. Maka untuk optimalkan dua pasar tersebut mesti dilakukan bertahap. Untuk Pasar Yadnya sudah kami bahas dan memang perlu kajian lagi untuk bisa bangkitkan aktivitas di sana. Termasuk Pasar Manggis juga,” tegas Sutrisna. (Eka Parananda/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVolkswagen akan jual merek Bugatti ke Mate Rimac?
    Next Article KPU Bolehkan Cakada Gelar Konser Musik, Begini Respons Bawaslu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.