Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ekonomi DIY Triwulan II 2021 Tumbuh 11,81 Persen – KRJOGJA
    Ekonomi

    Ekonomi DIY Triwulan II 2021 Tumbuh 11,81 Persen – KRJOGJA

    August 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ekonomi DIY Triwulan II 2021 Tumbuh 11,81 Persen – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    YOGYA, KRJOGJA.com – Perekonomian DIY triwulan II 2021 dibanding triwulan II 2020 (yoy) tumbuh sebesar 11,81 persen. Pertumbuhan ini berbeda arah jika dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar 6,88 persen. Tumbuhnya perekonomian tersebut didukung peningkatan kinerja hampir di seluruh kategori lapangan usaha.

    “Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori jasa lainnya mencapai 79,29 persen, disusul kategori penyediaan akomodasi dan makan minum 58,84 persen, jasa perusahaan 26,19 persen, transportasi dan pergudangan 22,89 persen dan konstruksi 21,54 persen. Sementara itu dari sisi pengeluaran, komponen ekspor luar negeri merupakan komponen dengan pertumbuhan tertinggi 53,03 persen dan komponen pembentukan modal tetap bruto 19,03 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga 5,56 persen,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Sugeng Arianto di kantornya, Kamis (5/8/2021).

    Sugeng mengatakan perekonomian DIY berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2021 mencapai 36,62 triliun rupiah dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 26,49 triliun rupiah. Struktur ekonomi DIY dilihat dari distribusi persentase PDRB pada triwulan II 2021 lima urutan terbesarnya yaitu industri pengolahan 12,77 persen, informasi dan komunikasi (infokom) 10,29 persen, konstruksi 9,96 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum 9,72 persen dan jasa pendidikan 8,78 persen.

    “Industri pengolahan masih menjadi kontributor utama bagi perekonomian DIY. Selain memberikan kontribusi persentase tertinggi, kategori ini juga mampu tumbuh 7,61 persen di triwulan II 2021. Hal ini menunjukkan besarnya peran industri pengolahan terhadap perekonomian DIY. Sementara itu, infokom sebagai penyumbang tertinggi kedua mampu tumbuh sebesar 18,39 persen,” imbuhnya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleXL Axiata Bukukan Laba Bersih Rp 6,73 Triliun di Kuartal II/2021 – KRJOGJA
    Next Article Dampak Pandemi, Penjualan Dandang Turun 60 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.