Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Eksportir DIY Bikin Terobosan Tekan Mahalnya Biaya Pengiriman Jalur Laut – KRJOGJA
    Ekonomi

    Eksportir DIY Bikin Terobosan Tekan Mahalnya Biaya Pengiriman Jalur Laut – KRJOGJA

    January 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Eksportir DIY Bikin Terobosan Tekan Mahalnya Biaya Pengiriman Jalur Laut – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    YOGYA, KRjogja.com – Nilai ekspor DIY secara kumulatif Januari–November 2021 mencapai USD 492,9 juta atau naik 39,55 persen dibanding periode yang sama pada 2020 berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY. Meski ekspor meningkat, tetapi eksportir di DIY belum bisa bernafas lega dikarenakan mahalnya biaya pengiriman barang atau logistik terutama dengan kontainer via jalur laut sejak pandemi Covid-19. Untuk itu, eksportir melakukan terobosan pengiriman via angkutan udara dan menyasar negara-negara tetangga seperti Australia dan Asia.

    Direktur Dekor Asia Jayakarya Bambang Wijaya mengaku pihaknya bersama para UKM di Bantul mulai melakukan terobosan-terobosan guna mengakali biaya pengiriman yang tinggi ini dengan menggunakan angkutan udara. Nilai ekspor melalui penerbangan mengalami kenaikan seiring banyaknya pesanan dari pasar retail global. Selain itu, untuk mengakali biaya pengiriman ke negara Eropa dan Amerika tinggi, maka para pelaku UKM setempat mulai merambah penjualan ke negara terdekat.

    “Kita meningkatkan aktivitas digital marketing dan kalau kontainer via laut sulit, maka kita banyak ekspor melalui udara. Pemasaran difokuskan Konsentrasi marketing ke negara-negara terdekat seperti Australia dan Asia. Jadi kita menyerah ketika kontainer mahal, kita cari solusi pengiriman udara maupun ke negara-negara terdekat untuk ekspor,” tuturnya di Yogyakarta, Selasa (4/1/2022).

    Bambang mengatakan momentum akhir tahun lalu merupakan high season sehingga mengakibatkan harga pengiriman semakin tinggi. Maka banyak buyer yang menunda pengiriman barangnya dan tidak membatalkan pesanan mereka.

    “Pesanan dari buyer tidak kurang tetapi hanya dihadapkan shipping cost yang tinggi. Oleh karena itu, mereka memilih menunda pengiriman dan tidak membatalkan pesanan,” tandasnya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKasus COVID-19 Nasional Bertambah Hampir 300 Orang
    Next Article Satgas Madago Raya Temukan Parang dan Bom Milik Teroris Poso
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.