Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Festival Kuliner Imlek Saat Pandemi, Intip Menu dan Maknanya
    Lifestyle

    Festival Kuliner Imlek Saat Pandemi, Intip Menu dan Maknanya

    February 9, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Festival Kuliner Imlek Saat Pandemi, Intip Menu dan Maknanya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tahun baru Imlek pada 12 Februari nanti akan dirayakan dengan cara yang berbeda. Perayaan Imlek diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di era pandemi Covid-19. Lalu bagaimana agar perayaan tetap tak luntur maknanya, namun tetap aman dari Covid-19?

    Perayaan Imlek identik dengan makan bersama keluarga. Maka semangatnya untuk tahun ini, lewat Festival Kuliner Imlek Blibli X Tirta Lie yang berlangsung mulai 1-10 Februari 2021, menyambut tahun Kerbau Logam akan menghadirkan 1000 menu khas Imlek yang siap santap serta makanan beku (frozen food).

    “Makan besar dengan keluarga merupakan tradisi perayaan Imlek yang bermakna bagi kebersamaan keluarga. Meski sedang berjuang melewati pandemi, namun bisa merayakan Hari Raya Imlek dengan melakukan tradisi bersama keluarga, sambil tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga kuliner disantap bersama di rumah,” kata Vice President Galeri Indonesia Blibli, Andreas A. Pramaditya, secara virtual baru-baru ini.

    Food blogger Tirta Lie, menjelaskan makanan menjadi elemen penting dalam setiap hari raya, termasuk di hari Imlek. Banyak sekali menu khas yang memiliki arti tradisi yang mendalam, dan hidangan yang menjadi ikon perayaan Imlek.

    “Makanan Imlek sudah kami kurasi, ada berbagai macam ya,” kata Tirta Lie.

    Baca juga: Batasi Perayaan Imlek 2021, Pemerintah Malaysia Dikritik

    Menu mi selalu ada saat Imlek. Mi wajib disantap saat Imlek karena melambangkan panjang umur.

    Lalu ke keranjang yang menandakan harapan, atau kuotie yang menjadi simbol kemakmuran. Kue itu terbuat dari ketan yang legit saat disantap. Kemudian sebagian tradisi juga masih membungkusnya dengan daun.

    Memang tahun ini berbeda karena Imlek jatuh di bulan penuh cinta yakni Valentine. Pemilik resto Tektek Apuy Olivia Chandra di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara mendukung protokol kesehatan dan pelaksanaan Imlek yang aman namum tetap membantu para UMKM kuliner.

     

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSoal Status Orient Riwu Kore, Kemenkumham Koordinasi dengan Kemendagri
    Next Article Kandidat Vaksin Merah Putih Dikirim ke Bio Farma Paling Lambat April
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.