Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Gaya Asuh Helikopter Berbahaya, Cenderung Membuat Anak Menjadi Penakut
    Lifestyle

    Gaya Asuh Helikopter Berbahaya, Cenderung Membuat Anak Menjadi Penakut

    December 13, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Gaya Asuh Helikopter Berbahaya, Cenderung Membuat Anak Menjadi Penakut 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Orang tua pasti berupaya memberikan segalanya yang terbaik kepada anak. Tidak terkecuali urusan perhatian. Namun, tanpa disadari, perhatian yang dicurahkan justru berlebihan. Tahukah parents bahwa hal itu malah berdampak buruk bagi anak?

    —

    MEMBERIKAN perhatian kepada anak menjadi keharusan bagi orang tua. Bentuknya beragam. Salah satunya, memastikan anak dalam kondisi yang aman. Sayangnya, jika bentuk perhatiannya berlebihan, itu dapat berdampak buruk pada malaikat kecil, mom-dad. Gaya asuh itu disebut helicopter parenting.

    Bentuk pengawasan orang tua digambarkan bak baling-baling helikopter. Yang kencang ketika berputar dan konstan. Bagaimanapun, parents tetap perlu cooling down. Santai dulu.

    Salah satu oang tua, Carlita, 37, mengatakan bahwa dirinya tanpa disadari pernah menerapkan gaya asuh helikopter. Banyak daftar yang tidak boleh dilakukan oleh belahan jiwanya, Amaris. Kala itu, Amaris masih berusia 3 tahun. ’’Sekarang Amaris kelas VI SD,” katanya kepada koran ini kemarin.

    Salah satu contoh kekhawatiran yang berlebihan dari Carlita ialah melarang Amaris bermain pasir. Pernah satu waktu Amaris diajak ke pantai buat liburan. Carlita tidak melepaskan putri sulungnya itu dari gendongan. Amaris menangis. Sayang, Carlita bergeming.

    Carlita takut terjadi sesuatu kepada Amaris ketika dibiarkan bermain di pasir pantai. Misalnya, ada binatang yang membuat kulit Amaris gatal. Lambat laun Carlita menyadari, bentuk kekhawatiran dan perhatiannya tidak bagus untuk Amaris. ”Amaris cenderung takut sama hal baru atau ada teman baru lebih ke tidak tertarik berinteraksi,” kenangnya.

    Usia Amaris bertambah. Pada usia 4,5 tahun, Carlita mulai memberikan ruang kepada Amaris. ”Ya, meski hati ini waswas. Tapi, aku coba pelan-pelan,” tutur perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu.

    Terpisah, psikolog Herlina Harsono Njoto mengatakan, helicopter parenting merupakan istilah yang kali pertama muncul dalam buku Dr Haim Ginott. Judulnya Parents & Teenagers pada 1969 silam.

    Nah, menurut Herlina, helicopter parenting setipe dengan gaya asuh otoriter. Kontrol lebih berat dibandingkan penerimaan. Output-nya, anak yang penakut. Sebab, segala sesuatu dikontrol oleh orang tua. Orang tua dalam helicopter parenting cenderung mengambil alih seluruh pengalaman, bahkan kesuksesan atau kegagalan anak sekalipun.

    Perempuan yang juga duduk sebagai legislator itu menilai, dalam gaya asuh helikopter, sebetulnya orang tua ingin supaya anak selalu dalam keadaan baik dan niatnya membantu mengatasi masalah anak serta melindunginya. Namun, alih‐alih membantu dan melindungi anak, orang tua malah membuat anak menjadi pribadi yang tidak merdeka atas hidupnya. ”Jadi pribadi yang bergantung sama orang‐orang di sekitar, terlebih orang tua, dan tidak mampu dalam menyelesaikan masalah,” jelasnya.

    Kemudian, lanjut Herlina, anak juga tumbuh menjadi pribadi yang tidak mandiri hingga minim percaya diri. Mengapa? Sebab, anak tidak pernah diberi kesempatan untuk menyalurkan potensi‐potensi yang dimiliki. Ruang geraknya dibatasi lantaran setiap pendapatnya bisa jadi selalu dipatahkan.

    Atau, bisa juga anak tumbuh dengan pribadi yang agresif dan lebih jauh memiliki masalah dalam kesehatan mental. Misalnya, stres, depresi, dan lain-lain.

    Bagaimana supaya tidak berlebihan dalam memberikan perhatian? Herlina menjelaskan, orang tua perlu mengetahui batasan sejauh mana anak butuh dibantu dan diberi kesempatan untuk mencoba sendiri. ”Kalau di psikologi namanya scaffolding. Beri perhatian, beri bantuan, tapi tetap beri kesempatan untuk anak mencoba sendiri,” paparnya.

    Jenis Pengasuhan Helikopter

    SEBELUM SEKOLAH: Orang tua tidak pernah membiarkan anak sedih dan susah. Tidak mengizinkan bermain sendiri, mengarahkan perilaku anak, dan melarang anak untuk melakukan banyak hal.

    USIA SEKOLAH: Orang tua menentukan teman dan aktivitas anak. Menentukan pilihan sekolah serta mengerjakan tugas-tugas anak agar dapat nilai bagus dan anak tidak kesulitan.

    USIA REMAJA: Orang tua bersikap berlebihan, selalu ikut campur dalam masalah anak. Baik di sekolah maupun di lingkungan sosial.

    DAMPAK NEGATIF POLA ASUH HELIKOPTER

    1. Sulit untuk menyelesaikan masalah

    2. Tidak mandiri dan tergantung kepada orang lain

    3. Tidak mampu mengendalikan emosi

    4. Tidak percaya diri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNgopi di Kedai Kopi Tidak Lagi Jadi Barang Mahal
    Next Article Sisi Positif 5 Zodiak Ini Dikenal Paling Peduli Nasib Orang Lain
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.