Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Hyundai Kembangkan Pabrik Mobil Listrik di Indonesia
    Ekonomi

    Hyundai Kembangkan Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

    December 30, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hyundai Kembangkan Pabrik Mobil Listrik di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah mulai serius mengembangkan indutri sel baterai kendaraan listrik. Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), Hyundai Motor Company telah berkomitmen akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia dan akan mulai produksi tahun 2021 mendatang.

    Seperti diketahui, investasi mobil listrik Hyundai di Indonesia merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In di Busan pada November 2019 lalu.

    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pabrik mobil Hyundai Motor Company yang dibangun di Indonesia sudah rampung. Artinya, Hyundai akan memproduksi mobil listrik.

    “Sekarang untuk Hyundai pabrik mobilnya sudah jadi, 2021 sudah produksi,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (30/12).

    Bahlil memaparkan, nantinya Hyundai berencana akan memproduksi dua jenis mobil yakni mobil dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mobil listrik. Namun, yang sudah pasti adalah jenis mobil listrik dimana 50-60 persen komponennya adalah baterai.

    “2021 bulan November itu sudah go, makanya mereka membangun sekarang adalah baterainya, 50-6 persen komponen mobil listrik adalah baterai,” ungkapnya.

    Selain investasi mobil listrik, lanjutnya, Korea Selatan juga berinvestasi mengembangkan baterai kendaraan listrik di Indonesia melalui LG Energy Solution Ltd. Pengembangan baterai kendaraan listrik ini bersama konsorsium dengan nilai invesasi USD 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

    Bahkan kata Balil, ini adalah yang pertama di dunia dari hulu ke hilir. Sebab, mulai dari tambangnya, smelternya, prekursor, katoda, mobilnya sampai recycle ulang itu semuanya akan dibangun di Indonesia.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProgram PEN Berlanjut, Pemerintah Optimistis Ekonomi Kembali Positif
    Next Article Pengelolaan Pasar Banyuasri Tanpa Target Pendapatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.