Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Impor Industri Peralatan Listrik Hemat Devisa Rp 13 Triliun
    Ekonomi

    Impor Industri Peralatan Listrik Hemat Devisa Rp 13 Triliun

    August 30, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Impor Industri Peralatan Listrik Hemat Devisa Rp 13 Triliun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah tidak ingin keberlangsungan industri dalam negeri bergantung kepada sumber daya luar negeri. Karena itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan rata-rata tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang diimplementasikan di semua sektor mencapai 40 persen hingga 2024.

    “Kami terus mendorong pengoptimalan TKDN agar dapat memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional, termasuk menggairahkan usaha sektor komponen pendukungnya, sehingga memperkuat struktur industri manufaktur di tanah air,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita Minggu (29/8).

    Penetapan TKDN dimaksudkan agar semua produk yang dihasilkan industri dalam negeri bisa diserap dalam proyek pengadaan barang/jasa di dalam negeri. Baik melalui APBN maupun anggaran BUMN dan BUMD.

    “Tahun ini pemerintah memfasilitasi pemberian sertifikat TKDN secara gratis untuk 9.000 produk. Ini diharapkan dimanfaatkan optimal oleh industri dalam negeri,” tuturnya.

    Salah satu sektor yang optimalisasi TKDN-nya tengah didorong adalah ketenagalistrikan. Berkembangnya industri mesin dan peralatan pendukung ketenagalistrikan diharapkan sejalan dengan meningkatnya penggunaan produk dalam negeri.

    Selain itu, listrik merupakan salah satu sumber energi utama yang digunakan masyarakat maupun industri di dalam negeri. Berdasar data Kemenperin, pada 2019, nilai impor industri peralatan listrik mencapai Rp 116 triliun dan menurun menjadi Rp 103 triliun pada 2020. Atau, menghemat devisa Rp 13 triliun.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLili Pintauli Terbukti Lakukan Pelanggaran Kode Etik, Dewas KPK Jatuhkan Sanksi Berat
    Next Article Erick Thohir Kagumi Nasabah Perempuan PNM Belajar Jualan Online
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.