Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Impor Vaksin Hampir Rp 70 Triliun, Airlangga Ingat Vaksin Merah-Putih
    Ekonomi

    Impor Vaksin Hampir Rp 70 Triliun, Airlangga Ingat Vaksin Merah-Putih

    August 23, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Impor Vaksin Hampir Rp 70 Triliun, Airlangga Ingat Vaksin Merah-Putih 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku, Indonesia saat ini belum mencapai kemandirian vaksin Covid-19 atau belum dapat memproduksi vaksin sendiri. Sehingga, pemerintah meminta lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia, termasuk BPPT menggenjot pengembangan teknologi bioscience di Indonesia.

    Airlangga menyebut, impor vaksin selama ini telah menghabiskan dana hingga mendekati Rp 70 triliun. Hal tersebut dikakukan untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional untuk melindungi masyarakat dari serangan Covid-19 dan mengakhiri pandemi di tanah air.

    “Kedepan biaya besar ini bisa didorong untuk mendorong kemampuan teknologi bioscience di Indonesia,” ujarnya secara virtual, Senin (23/8).

    Airlangga juga meminta BPPT ikut berkontribusi dalam melakukan pengembangan vaksin Merah Putih. Harapannya, Indonesia vaksin produksi dalam negeri ini bisa diproduksi pada 2022 mendatang.

    “Sumbangsih dalam penanganan pandemi Covid-19, terutama pengembangan vaksin Merah Putih dan vaksin adaptasi teknologi lainnya,” ungkapnya.

    Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada bulan Juli 2021 impor nonmigas Indonesia terjadi peningkatan di sejumlah golongan barang. Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan impor terbesar terjadi pada produk farmasi yang naik hingga USD 185 juta. Jika dirincikan, dari total impor produk farmasi USD 185 juta sebanyak USD 150 juta adalah nilai untuk impor vaksin.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAmandemen UUD 1945 Tidak akan Terjadi
    Next Article Tambahan Korban Jiwa COVID-19 Nasional Turun ke 3 Digit, Kasus Baru di Bawah 10 Ribu Orang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.