Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Indonesia Bidik Potensi Ekonomi dari Perang Rusia-Ukraina
    Ekonomi

    Indonesia Bidik Potensi Ekonomi dari Perang Rusia-Ukraina

    March 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Indonesia Bidik Potensi Ekonomi dari Perang Rusia-Ukraina 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menilai Indonesia harus jeli dalam membidik potensi yang timbul dari konflik antara Rusia dan Ukraina.

    “Di setiap masalah itu kita harus jeli untuk melihat potensinya. Kita melihat bahwa ekspor produk-produk dari Rusia, dari Ukraina, dan Belarusia kepada negara-negara di dunia, akibat embargo, akibat dari sanksi ini tentu menjadi potensi bagi produk-produk Indonesia untuk bisa mengisi,” ucap Agus di Jakarta, Selasa (15/3).

    Menurut dia, adanya larangan ekspor terhadap produk dari Rusia bisa dimanfaatkan oleh Indonesia. Agus mengatakan pihaknya telah memetakan produk-produk apa saja yang bisa diekspor oleh Indonesia untuk mengisi kekosongan produk dari Rusia. “Ini sudah kami petakan produk-produk mana saja yang bisa kita isi,” kata dia.

    Selain itu, lanjut dia, terdapat potensi lain yang bisa dibidik Indonesia dari konflik Rusia dan Ukraina. “Perusahaan-perusahaan multinasional, khususnya yang berbasis negara-negara Barat itu mereka sedang mencari tempat lain, relokasi. Ini tantangan bagi kita, suatu potensi bagi kita untuk bisa menarik mereka keluar dari Rusia dan masuk ke Indonesia,” ucap Agus.

    Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan bahwa dampak langsung dari adanya konflik antara Rusia dan Ukraina terhadap Indonesia tidak terlalu signifikan. Indonesia, kata dia, telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalisir berbagai dampak yang timbul dari konflik tersebut.

    “Memang dampak langsung dari konflik antara Rusia dan Ukraina ini tidak terlalu besar, semuanya bisa kita mitigasi baik itu impor bahan baku, gandum, sebagian dari logam, dan juga ekspor kita di sana juga bisa kita mencari alternatif pasarnya,” kata Agus. (*)

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSubvarian Omicron Berkontribusi Tingkatkan Laju Perawatan Pasien
    Next Article Rayakan Rahina Tumpek Landep, Gubernur Koster Gelar Bali DigiFest 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.