Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Indonesia Jadi Penerima Transfer Teknologi Vaksin mRNA, Ini Keuntungannya
    Lifestyle

    Indonesia Jadi Penerima Transfer Teknologi Vaksin mRNA, Ini Keuntungannya

    February 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Indonesia Jadi Penerima Transfer Teknologi Vaksin mRNA, Ini Keuntungannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa, Indonesia telah dipilih sebagai salah satu negara sebagai penerima alih teknologi vaksin mRNA.

    Program WHO itu dilaksanakan di bawah mRNA vaccine technology transfer hub atau Pusat Alih Teknologi mRNA, guna mendorong alih teknologi secara luas dan cepat ke beberapa negara.

    “Dirjen WHO (Tedros Adhanom Ghebreyesus) telah mengumumkan Indonesia, telah dipilih sebagai salah satu negara penerima alih teknologi vaksin mRNA,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (24/2/2022).

    Dari total 25 pernyataan minat alih teknologi yang diterima WHO, beberapa negara yang telah menerima alih teknologi tersebut yaitu, enam negara dari Afrika yaitu Mesir, Kenya, Nigeria, Senegal, Tunisia dan Afrika Selatan.

    Sementara dari Eropa adalah Serbia. Sedangkan Amerika Latin adalah Argentina dan Brazil yang telah diumumkan 21 September 2021 lalu.

    Dari Asia, yang baru saja diumumkan hari ini, adalah Indonesia Bangladesh, Pakistan dan Vietnam. Korea Selatan berperan sebagai pendukung training center.

    “Saya menekankan, Indonesia terus berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan menyuarakan kesetaraan vaksin,” tuturnya.

    Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan, pandemi Covid-19 mengajarkan pentingnya untuk meningkatkan produksi vaksin khususnya di negara berpenghasilan menengah dan rendah.

    “Saya menyampaikan apresiasi terpilihnya Indonesia, sebagai salah satu penerima transfer teknologi mRNA,” ucap Tedros.

    “Alih teknologi mRNA itu akan memberikan jaminan bukan saja meningkatkan akses terhadap vaksin Covid-19, tetapi untuk penyakit lain termasuk malaria, TBC dan kanker,” tambahnya.

    Teknologi mRNA merupakan teknologi paling mutakhir mengembangkan vaksin dalam waktu paling singkat dan teknologi tersebut tidak mudah untuk dikuasai.

    Indonesia akan mendapatkan pelatihan teknis pada skala industri, tata cara pengembangan vaksin skala laboratorium/klinis dan teknik quality control serta lisensi yang terkait. (dan)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNissan beri sentuhan baru untuk Leaf di pasar Eropa
    Next Article Stellantis hemat 3,6 miliar dolar AS di tahun pertama pascamerger
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.