Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Indonesia Lepas dari Resesi
    Ekonomi

    Indonesia Lepas dari Resesi

    August 6, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Indonesia Lepas dari Resesi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Basis Data Pembanding Rendah, Ekonomi Tumbuh 7,07 Persen

    JawaPos.com – Setelah sembilan bulan, Indonesia akhirnya bisa keluar dari jurang resesi. Itu dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 yang bertengger tinggi di level 7,07 persen. Padahal, pada kuartal I masih terpuruk di angka -0,74 persen.

    Raihan 7,07 persen tersebut menjadi yang tertinggi sejak krisis 2008. Kala itu subprime mortgage di AS memicu krisis di berbagai belahan dunia. Tidak terkecuali Indonesia.

    Setelah muncul pandemi Covid-19, RI dinyatakan mengalami resesi pada kuartal III 2020. BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 mandek di angka -3,49 persen. Menyusul kuartal sebelumnya yang -5,32 persen. Dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan ekonomi minus menempatkan RI pada resesi.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menjelaskan, pertumbuhan ekonomi RI bisa melompat jauh 7,07 persen dipicu dua faktor. ”Selain pemulihan ekonomi, ada faktor low base effect (rendahnya basis data pembanding) tahun lalu atau turun cukup tajam pada 2020,” jelasnya kemarin (5/8).

    Unsur low base sangat berperan dalam mengerek angka pertumbuhan ekonomi 7,07 persen. Sebab, pembanding yang digunakan adalah realisasi sebelumnya di saat ekonomi terpuruk minus.

    Low base effect tidak hanya dialami Indonesia. Negara-negara seperti AS juga mengalaminya, yakni tumbuh 12,2 persen, tapi pada kuartal II 2020 -9,1 persen. Singapura melesat hingga 14,3 persen, namun di kuartal yang sama tahun lalu merosot menjadi -13,3 persen.

    Editor : Ilham Safutra

    Reporter : dee/agf/han/lum/wan/c19/fal


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMAKI Bakal Gugat Puan Maharani ke PTUN
    Next Article Pemeriksaaan Spesimen Harian Meningkat | BALIPOST.com
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.