Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kasus Kayak Gini Kalau Nggak Ketemu, Kebangeten
    News

    Kasus Kayak Gini Kalau Nggak Ketemu, Kebangeten

    August 9, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kasus Kayak Gini Kalau Nggak Ketemu, Kebangeten 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua alias Brigadir J harus diusut dengan sangat hati-hati. Itu tak lain lantaran kasus ini terjadi di internal Polri, bahkan menyeret para petinggi. Ada begitu banyak hambatan psikologis, politis, dan hierarkis yang menantang pengusutan kasus ini.

    Hari ini, Selasa (9/8), mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Namun, masih ada 28 orang lagi yang diperiksa dalam kasus ini.

    “Itu karena terjadi di internal Polri, jadi harus hati-hati agar Polrinya selamat. Kemudian di situ, yang sering saya katakan, ada fenomena psychopolitic, ada psychohierarchical juga. Kemudian ada kelompok-kelompok, nah itu kan agak sulit kalau tidak melalui operasi-operasi caesar,” kata Mahfud saat menyampaikan sikap pemerintah terhadap penanganan kasus ini.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itupun menyadari, kasus pembunuhan semacam ini akan relatif lebih cepat terungkap jika tidak menyangkut institusi Polri. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, kata Mahfud, bahkan ikut berkomentar.

    “Kalau kasus ini bukan menyangkut hal, terjadi di tubuh Polri dan melibatkan pejabat tinggi Polri, ini Purnawirawan (bilang) kepada saya, itu Pak Firli teman saya di KPK, katanya, Pak Menko kasus kayak gini ini kalau tidak ketemu kebangeten (keterlaluan),” ucap Mahfud menirukan Firli.

    “Wong orang hilang, tubuhnya sudah terpisah, ada orang mati sudah dikubur dengan semen bisa ketemu kok. Kalau kayak gitu Polsek aja bisa, kalau tidak ada psychological barrier itu tadi, (kasus pembunuhan Brigadir J) itu aja gampang (diungkap), Polsek saja bisa,” lanjutnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKenalkan Ekosistem Jahe Merah, Kalbe Ajak Masyarakat jadi Petani Mitra Bintang Toedjoe – KRJOGJA
    Next Article Dinstan Aceh Jaya kembangkan 7.614 hektare jagung pada 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.