Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kebutuhan Dalam Negeri Dahulukan, Sisanya Silakan Ekspor
    Ekonomi

    Kebutuhan Dalam Negeri Dahulukan, Sisanya Silakan Ekspor

    August 14, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kebutuhan Dalam Negeri Dahulukan, Sisanya Silakan Ekspor 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melepas ekspor produk pertanian senilai Rp 7,29 triliun ke 61 negara. Bahkan, saat ini Indonesia juga mulai ekspor beras ke Arab Saudi. Namun, Jokowi mengingatkan agar ekspor beras dilakukan dengan mengkalkulasi dan mempertimbangkan beras dalam negeri terlebih dahulu.

    “Kalau memang dihitung betul beras kita berlebih dan mampu kita ekspor, ya ekspor saja,” ujarnya secara virtual, Sabtu (14/8).

    Jokowi meminta kebutuhan beras dalam negeri harus diutamakan terlebih dahulu, kemudian sisanya baru diperbolehkan ekspor. “Sekali lagi dikalkulasi, dihitung bahwa benar-benar stok yang ada itu benar-benar cukup untuk kebutuhan dalam negeri dulu. Artinya kebutuhan dalam negeri didahulukan, kalau ada sisa silakan diekspor,” ucapnya.

    Selain itu, Jokowi juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agrobisnis, dan pemangku kepentingan pertanian lainnya. Sebab, selama masa pandemi Covid-19 mereka bukan hanya bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan pangan, tapi berusaha melakukan ekspor.

    Bahkan, kata Jokowi, pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi. Ekspor pertanian tahun 2020 mencapai Rp 451,8 triliun, angka tersebut naik sebesar 15,79 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp 390,16 trilun.

    Sementara, lanjutnya, pada semester pertama 2021 dari Januari hingga Juli 2021, ekspor mencapai Rp 282,86 triliun naik 14,05 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 yaitu sebesar Rp 202,05 triliun. “Peningkatan ekspor komoditas pertanian ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” tuturnya.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurvei Jadi Acuan, Penanganan COVID-19 Diklaim Membaik
    Next Article Adam Deni Sudah Maafkan Jerinx, tapi Minta Kasus Tetap Berlanjut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.