Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kemarau, Picu Munculnya Hama | BALIPOST.com
    Ekonomi

    Kemarau, Picu Munculnya Hama | BALIPOST.com

    October 10, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemarau, Picu Munculnya Hama | BALIPOST.com 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemarau, Picu Munculnya Hama | BALIPOST.com 2
    PANEN-Sawah di Subak Intaran yang kini sudah memasuki musim panen. (BP/Ara)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Kemarau yang terjadi kali ini bukan saja berdampak pada berkurangnya debit air sungai. Namun, juga dapat memicu munculnya serangan hama bagi sektor pertanian. Karena itu, petani juga diminta waspada dengan serangan hama yang terjadi ketika perubahan musim tiba.

    Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Bayu Brahmasta, Selasa (10/10) mengatakan, kemarau kali ini merupakan dampak dari adanya badai El Nino atau sebuah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) yang memicu terjadinya kekeringan.

    Namun hingga saat ini pertanian di Denpasar belum terdampak secara signifikan. Karena pola pembagian air telah dilakukan sejak lama, sehingga masih bisa bertahan. Dengan pola pembagian air ini, secara otomatis pola tanam juga bergantian. “Saat ini yang akan mengikuti pola tanam, yakni sawah yang berada di bagian barat aliran sungai,” ujarnya.

    Ia mencontohkan di Subak Intaran. Kalau tahun ini yang dapat air adalah Subak Intaran, maka di sana melakukan penanaman padi, sementara subak yang tak dapat pembagian air akan melakukan penanaman palawija termasuk cabai, bawang. Dan bukan berarti mereka sama sekali tak dapat air, artinya dapat air, misal dua minggu sekali.

    Meskipun demikian, berbagai antisipasi pun tetap dilakukan, mengingat Denpasar berada di hilir. Pihaknya pun bekerjasama dengan para pekaseh terkait dengan debit air pada saluran irigasi.“Kami selalu memantau agar debit air tidak di bawah batas normal. Untuk saat ini masih berada pada batas normal. Meskipun debit air pasti menurun, tapi tidak berpengaruh signifikan,” katanya.

    “Rencana tanam di Denpasar sudah berjalan normal, namun rencana panen ini yang harus kami antisipasi terus,” katanya.

    Oleh karena itu, selain memantau debit air, pihaknya juga memantau keberadaan hama penyakit pengganggu tanaman. Menurutnya, perubahan cuaca yang bisa memicu munculnya hama yang rentan terhadap pertanian. (Asmara Putera/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNew Honda City meluncur, kini dilengkapi teknologi Honda Sensing
    Next Article Triwulan III 2023, Penumpang Internasional Dominasi Kedatangan di Bandara Ngurah Rai
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.