Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kembali Kritik Kereta Cepat, Faisal: Kemenkeu Jangan Asal Mengiyakan
    Ekonomi

    Kembali Kritik Kereta Cepat, Faisal: Kemenkeu Jangan Asal Mengiyakan

    October 18, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kembali Kritik Kereta Cepat, Faisal: Kemenkeu Jangan Asal Mengiyakan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ekonom Faisal Basri kembali menyarankan agar pemerintah menghentikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Sebab, proyek tersebut dinilai memberatkan APBN dari yang sebelumnya dibiayai oleh badan usaha.

    “Kemenkeu adalah rem, bukan mengiyakan yang diinginkan para menteri dan presiden. Tunjukkan kosekuensinya,” ujarnya secara virtual, Senin (18/10).

    Faisal Basri mengungkapkan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dari APBN yang akan digunkan sebagai sumber pendanaan menurutnya merupakan suatu kekeliruan. “Kereta cepat ini mau pakai SILPA tahun lalu nih, gila nggak? SILPA tahun lalu mau dipakai buat kereta cepat,” ucapnya.

    Faisal menyinggung komitmen pemerintah terhadap keberpihakan rakyat. Pasalnya, saat pemerintah turun tangan membiayai proyek kereta cepat, di lain pihak Kementerian Sosial mencabut kepesertaan 9 juta orang miskin dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) tahun 2021.

    “SILPA mau dipakai kereta cepat tapi sembilan juta rakyat yang dapat JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dihapus Bu Risma (Menteri Sosial Tri Rismaharini),” ungkapnya.

    Padahal, kata Faisal, sebanyak 143 juta masyarakat berstatus rentan. Masyarakat berstatus rentan adalah penduduk yang hidupnya dengan pengeluaran harian Rp 25 ribu sebelum pandemi. Mereka diperparah dalam menghadapi pandemi di saat pendapatannya berkurang.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePerkembangan model mobil listrik global dan Indonesia
    Next Article Antisipasi Gelombang Ketiga Setelah Nataru, Pemerintah Siapkan Langkah Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.