Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Kenali Gejala Trigger Finger Sejak Awal
    Lifestyle

    Kenali Gejala Trigger Finger Sejak Awal

    October 21, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kenali Gejala Trigger Finger Sejak Awal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    indopos.co.id – Healthtalk sebagai serana edukasi kesehatan sangat penting dilakukan, apalagi disaat pandemi COVID-19. Seperti yang dilakukan RS Siloam Hospitals Groups di RS Siloam Jogjakarta.

    Pada kegiatan ini RS Siloam Jogjakarta menggelar healthtalk bertema Trigger Finger. Edukasi kesehatan ini digelar melalui kanal IG Live pada Selasa (20/10/2020).

    Hadir sebagai nara sumber dr Meirizal Sp,OT (K) Seorang spesialis Orthopaedi & Traumatologi konsultan hand, upperextremity and micro surgery, (extremitas atas, tangan dan mikro).

    Meirizal menjelaskan, Trigger Finger yang juga bisa disebut trigger digit atau jari picu adalah suatu kondisi pada jari berupa penjempitan urat / tendon flexor yang menyebabkan rasa sakit, kekakuan dan bahkan sensasi mengunci ketika menekuk atau meluruskan jari.

    Tendon fleksor yang meradang atau pembungkus tendon (pulley A1) yang menebal menyebabkan jari picu. “Pada tahap yang lebih lanjut jari picu dapat menyebabkan kekakuan, munculnya nodul kecil di permukaannya bahkan beberapa kasus jari bisa terkunci dalam posisi bengkok dan memerlukan bantuan untuk meluruskan jari tersebut,” kata Meirizal dalam keterangan di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

    Meirizal pun memberikan tips mendeteksi gejala awal. Dia menjelaskan, deteksi awal bisa diketahui adanya rasa sakit yang melekat di pangkal ibu jari atau jari lainnya.

    Lalu ada benjolan di sekitar jari, dan kekakuan jari, bahkan perhatikan bunyi “klik’ pada jari, dan beberapa kondisi pemicu seperti melakukan aktivitas jari jari yang bertekanan kuat atau berlebihan,menggegam objek terlalu lama.

    Deteksi awal lainnya yakni riwayat cedera pada jari dan diabetes, asam urat juga sebagai faktor predisposisi. Gender wanita sedikit lebih beresiko apalagi umur dekade ke empat.

    “Tahapan penanganan meliputi, istirahatkan aktifitas jari, kompres dingin membantu mengurangi benjolan, penggunaan hand splint, konsumsi obat nyeri dan peradangan. Apabila hal tersebut tdk membantu mungkin diperlukan pembedahan kecil dg menggunakan pembiusan lokal,” jelasnya.
    (mdo)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePandemi Covid-19, Pasar Modal Justru Naik 30 Persen – KRJOGJA
    Next Article Ubah Stigma Negatif Pasien Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.