Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kendaraan Listrik Hadir, Devisa Negara Bisa Hemat USD 1,8 Miliar
    Ekonomi

    Kendaraan Listrik Hadir, Devisa Negara Bisa Hemat USD 1,8 Miliar

    December 18, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kendaraan Listrik Hadir, Devisa Negara Bisa Hemat USD 1,8 Miliar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, kehadiran kendaraan listrik dapat menghemat devisa negara hingga USD 1,8 miliar. Penghematan itu berasal dari target pengurangan impor bahan bakar fosil alias BBM setara 77.000 barel per hari, dan dapat menurunkan CO 2 sebesar 11,1 juta ton CO2-e.

    Saat ini, pemerintah telah meluncurkan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang merupakan inti dari program percepatan penggunaan mobil-motor listrik. Untuk mencapai target itu, maka diperlukan sekitar 2 juta unit kendaraan roda empat atau mobil. Serta 13 juta unit kendaraan roda dua atau motor yang berbahan bakar listrik di tahun 2030.

    Dasar pemikiran Program KBLBB tersebut adalah untuk meningkatkan Ketahanan Energi Nasional dengan mengurangi ketergantungan impor BBM, yang akan berdampak positif dalam pengurangan tekanan pada Neraca Pembayaran Indonesia akibat impor BBM.

    Baca Juga: Indonesia Akan Dibanjiri Kendaraan Listrik

    Pihaknya mencatat, konsumsi BBM Indonesia saat ini mencapai 1,2 juta barel per hari, yang sebagian besar dipasok dari impor. Jika produksi kendaraan bermotor terus naik, maka angka itu akan semakin membesar.

    “Oleh karena itu diperlukan penggunaan sumber energi lokal terutama energi baru terbarukan dan gas, yang digunakan untuk pembangkit listrik sebagai penyedia listrik bagi KBLBB. Sehingga dapat meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca nasional,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (18/12).

    Melalui peluncuran KBLBB, pemerintah mendapat komitmen dari pelaku usaha terkait penyediaan mobil listrik sebanyak 19.000 unit, dan motor listrik sebanyak 750.000 unit di tahun 2025. Dengan jumlah ini, maka tercatat potensi penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 283 ribu ton CO2-e.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolisi Ringkus Lima Anggota Geng Motor Jatiwaringin
    Next Article Ketersediaan Lapangan Kerja Hanya Dapat Dilakukan dengan Percepatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.