Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komisi II DPR: Dana Tambahan Pilkada 2020 Belum Cair
    News

    Komisi II DPR: Dana Tambahan Pilkada 2020 Belum Cair

    June 25, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komisi II DPR: Dana Tambahan Pilkada 2020 Belum Cair

    Anggota Komisi II DPR, Johan Budi

    Jakarta, Jurnas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengungkap bahwa pagu indikatif KPU tahun 2021 adalah sebesar Rp2,048 triliun. Dan ada usulan tambahan anggaran KPU sebesar Rp 696 miliar. Sedangkan pagu indikatif Bawaslu tahun 2021 adalah sebesar Rp 1,641 triliun. Kemudian ada usulan tambahan anggaran Bawaslu sebesar Rp 699 miliar.

    Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi S. Prabowo mengingatkan kembali kepada semua pihak tentang persetujuan yang sudah pernah disampaikan dalam RDP Komisi II sebelumnya bersama Menteri Keuangan maupun dengan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Menteri Dalam Negeri beberapa waktu yang lalu mengenai pengajuan dana (tambahan) untuk pelaksanaan tahapan awal Pilkada yang dimulai 15 Juni 2020 lalu sebesar Rp 1,02 triliun dan telah direspon positif Kementerian Keuangan.

    “Namun kenyataannya, dari penjelasan Ketua KPU dan Ketua Bawaslu pada RDP Komisi II, ternyata sampai dengan hari ini dana yang diajukan dan sudah disetujui tersebut belum masuk ke dalam rekening KPU maupun Bawaslu. Hal ini tentu akan menghambat proses yang sudah atau akan dijalankan oleh KPU dan Bawaslu dalam rangka untuk melaksanakan Pilkada Serentak 9 Desember 2020,” ucap Johan di sela-sela RDP dengan KPU dan Bawaslu, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/6).

    Seperti diketahui bersama, sambung politisi PDI-Perjuangan itu, tahapan awal Pilkada itu sudah dimulai dalam kaitan menuju ke tanggal 9 Desember 2020. Ia mengaku masih ingat betul, ketika Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan bahwa anggaran tersebut menjadi penting, karena kalau tidak segera dicairkan maka akan mengganggu tahapan-tahapan berikutnya.

    “Saya mendengar (dana tersebut) belum cair. Sekarang sudah tanggal 25 Juni 2020, padahal saya ingat betul pertengahan Juni sudah harus dicairkan. Oleh karenanya hal ini harus segera dicarikan solusinya,” tandasnya.

    Baca juga.. :

    • Komisi III DPR Minta KPK Fokus Penanganan Tipikor Berskala Besar
    • Banggar DPR Tetapkan Sementara Asumsi Dasar RAPBN 2021
    • Ketua Komisi III DPR Minta Kapolri Usut Pembakaran Bendera PDIP

    Di sisi lain, Johan juga meminta penjelasan KPU mengenai adanya pergeseran anggaran dari program penguatan kelembagaan demokrasi dan perbaikan proses politik kemudian diubah menjadi program dukungan manajemen.

    “Apakah program dukungan manajemen ini dalam konteks di KPU-nya terkait belanja pegawai, training, atau seperti apa, sehingga (KPU) menyimpulkan program penguatan kelembagaan demokrasi dan perbaikan proses politik tidak terlalu penting dan mengubah peruntukkannya untuk program dukungan manajemen,” tuturnya.

    Sementara itu, dalam paparannya dihadapan Komisi II DPRI RI, Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan ada beberapa agenda utama KPU ditahun 2021 mendatang. Pertama, melakukan perubahan struktur organisasi sesuai dengan Perpres Nomor 105 Tahun 2018. Kedua, melakukan pemenuhan sarana dan prasarana seluruh Satker KPU secara bertahap.

    “Melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan kepada masyarakat dan pemilih pemula berkaitan dengan sistem kepemiluan di Indonesia,” terang Arief.

    TAGS : Warta DPR Komisi II DPR Pilkada 2020

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/74374/Komisi-II-DPR-Dana-Tambahan-Pilkada-2020-Belum-Cair/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAnies Kritik Program KIP: Tidak Langsung Tingkatkan Mutu
    Next Article Pemuda Muhammadiyah Mengutuk Keras Pembakaran Bendera PDIP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.