Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Konsumsi Rumah Tangga Triwulan III Naik 5,39 Persen
    Ekonomi

    Konsumsi Rumah Tangga Triwulan III Naik 5,39 Persen

    November 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Konsumsi Rumah Tangga Triwulan III Naik 5,39 Persen 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Konsumsi Rumah Tangga Triwulan III Naik 5,39 Persen 2
    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan III-2022 naik sebesar 5,39 persen (year-on-year/yoy). Kondisi ini, menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dipicu meningkatnya aktivitas belanja pada kelompok masyarakat menengah atas, khususnya untuk kebutuhan tersier.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, ia mengatakan hal ini merupakan indikasi yang baik. “Tetu saja kalau menengah atas itu terus meningkatkan konsumsi maka akan memberikan pengaruh besar kepada kelompok-kelompok yang lainnya,” ungkap Margo dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2022, Senin (7/11).

    Dengan demikian, konsumsi rumah tangga pada triwulan ketiga tahun ini pun mampu memberi distribusi sebesar 50,38 persen terhadap perekonomian, sehingga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ekonomi yang sebesar 5,72 persen (yoy) yaitu dengan andil 2,81 persen.

    Selain karena peningkatan belanja masyarakat menengah atas, Margo menyebutkan konsumsi rumah tangga berhasil meningkat berkat peningkatan mobilitas, serta daya beli kelompok masyarakat bawah yang terbantu oleh bantuan sosial dan subsidi energi.

    Menurut komponen pengeluaran dalam pertumbuhan ekonomi, tak hanya konsumsi rumah tangga yang berhasil tumbuh positif pada triwulan III-2022. Namun, seluruh komponen pengeluaran kecuali konsumsi pemerintah yang mengalami kontraksi.

    Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), yang menjadi indikator investasi, berhasil tumbuh 4,96 persen (yoy) dengan distribusi 28,55 persen, yang utamanya didorong oleh pertumbuhan barang modal non bangunan dan peningkatan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

    Pertumbuhan modal pemerintah yang menguat dibanding triwulan II-2022 yakni sebesar 3,07 persen (yoy) utamanya untuk jenis mesin dan peralatan juga menjadi faktor pendorong PMTB.

    Ia melanjutkan, komponen ekspor dan impor masih mengalami pertumbuhan tinggi, yakni masing-masing 21,64 persen (yoy) dan 22,98 persen (yoy) dengan distribusi 26,23 persen dan minus 21,65 persen.

    “Ekspor didorong oleh windfall komoditas unggulan yaitu batu bara, hasil minyak, dan gas alam. Sementara peningkatan impor didorong kenaikan impor barang modal dan bahan baku,” ujarnya.

    Kemudian, kata dia, konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh cukup signifikan sebesar 6,09 persen (yoy) dengan distribusi 1,15 persen.

    Sementara itu, konsumsi pemerintah terkontraksi 2,88 persen (yoy) pada periode laporan dengan distribusi 7,57 persen, yang disebabkan oleh penurunan realisasi belanja barang dan jasa pemerintah, serta komponen penerimaan negara bukan pajak (PNBP) lainnya sebagai faktor pengurang yang mengalami kenaikan.

    Secara keseluruhan selain konsumsi rumah tangga, PMTB menjadi sumber pertumbuhan ekonomi domestik lainnya yakni 1,57 persen, diikuti net ekspor 1,05 persen, serta komponen lainnya 0,29 persen. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSheila On 7 Gelar Konser ‘Tunggu Aku di Jakarta’, Tiket Sudah Ludes
    Next Article Kasus Nikita Mirzani Segera Disidang, Pengacara Kejar Kerugian Dito
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.