Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Konversi Gas 3 Kg, Pemerintah Bagikan Kompor Listrik atau Induksi?
    Ekonomi

    Konversi Gas 3 Kg, Pemerintah Bagikan Kompor Listrik atau Induksi?

    September 19, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Konversi Gas 3 Kg, Pemerintah Bagikan Kompor Listrik atau Induksi? 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan jenis kompor yang akan digunakan dalam program konversi kompor gas yaitu kompor induksi. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, kompor induksi dipilih sebab dinilai lebih nyaman dan efisien.

    “Kalau sekarang kompor induksi. Supaya lebih nyaman ya kalau induksi, lebih efisien,” kata Dadan kepada awak media, Senin (19/9),

    Ia juga menjelaskan, saat ini pihaknya masih mencari pengaturan daya untuk kompor induksi yang akan dibagikan kepada masyarakat. Adapun rata-ratanya agar bisa sesuai dengan kecepatan memasak kompor gas, yakni di atas 1.000 watt atau berkisar 1.600-1.800 watt.

    “Kita lagi mencari supaya waktu masak pakai LPG terus kita ganti dengan kompor listrik induksi ini waktunya sama. Nah, udah ketemu angkanya antara 1.600-1.800 watt,” jelasnya.

    Lantas, apa bedanya kompor listrik dan kompor induksi? Ini perbedaan kompor listrik dan kompor induksi yang JawaPos.com himpun dari berbagai sumber.

    1. Efisiensi

    Kompor induksi memiliki kemampuan menghantarkan panas lebih tinggi daripada kompor listrik. Hal itu dipengaruhi oleh besaran daya kompor induksi yang minimal 1.000 watt ke atas sementara kompor listrik sebaliknya.

    Kompor induksi dengan elektromagnetiknya memiliki kemampuan 80 hingga 90 persen energi untuk menghantarkan panas pada makanan. Sedangkan kompor listrik efisiensinya hanya sekitar 70 persen. Perbedaan itulah yang akan berpengaruh pada efisiensi atau kecepatan dalam proses memasak.

    Kendati demikian, Dadan menyebut bahwa di pasaran ada juga kompor induksi yang dijual di bawah 1.000 watt. Namun dengan konsekuensi memiliki daya hantar panas yang rendah dan berimbas pada kecepatan memasak.

    “Induksi juga ada di bawah 1.000 watt, tapi asal mau nungguin aja masaknya lama,” tutur Dadan.

    2. Harga

    Dari segi harga, di pasaran kompor induksi cenderung dijual dengan harga yang lebih mahal daripada kompor listrik. Seperti pada merek Maspion, kompor listrik dijual dengan kisaran harga Rp 137.700-Rp 190.400. Sementara kompor induksi dijual dengan banderol Rp 697.000-Rp 797.300.

    Untuk kompor listrik, dengan harga paling mahal, yakni Rp 190.400 memiliki kekuatan daya sebesar 800 watt. Sementara harga yang murah Rp 137.700 memiliki daya berkisar 600-800 watt.

    Adapun untuk kompor induksi dengan dua harga berbeda masing-masing memiliki daya 1.500 watt dan bisa diatur menjadi 200 watt jika ingin menghemat daya.

    3. Desain

    Kompor listrik dan kompor induksi memiliki desain yang berbeda. Kompor induksi menggunakan piringan pemanas seperti kaca untuk menghantarkan panasnya. Sehingga membuat kompor terlihat datar dan elegan.

    Sedangkan, kompor listrik menggunakan kawat pemanas atau heater wire dan sekilas bentuknya tampak mirip dengan kompor gas pada umumnya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : R. Nurul Fitriana Putri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLebih dekat dengan Shanghai, gerbang otomotif China menuju dunia
    Next Article BNPB Sebut Dampak Perubahan Iklim Skala Lokal Sebabkan Beragam Bencana
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.