Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Bidik Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Jabar
    News

    KPK Bidik Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Jabar

    June 13, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Bidik Kasus Dugaan Korupsi Pemprov Jabar

    Gedung KPK RI (foto: Jurnas)

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus dugaan korupsi di Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) pimpinan Gubernur Ahmad Heryawan (Aher).

    Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, setiap laporan masyrakat akan ditindaklanjuti oleh penyidik. Menurutnya, jika ditemukan dua alat bukti, maka akan dilannjutkan ke tahap penyidikan.



    “Seperti halnya semua laporan yang masuk, sesuai SOP KPK, maka laporan ditelaah lebih lanjut,” kata Febri, ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Rabu (13/6).

    Febri mengaku, laporan atas dugaan korupsi Pemprov Jabar telah diterima KPK beberapa hari yang lalu. Namun, Febri enggan menyebut pihak yang melaporkan. “Ada laporan masyarakat tersebut yang diterima KPK,” ungkapnya.

    Baca juga :

    • Bahas RKUHP, KPK Siap Bertemu Jokowi
    • KPK Telisik Dugaan Uang Suap untuk Kampanye Bupati Asal PDIP
    • Bupati Subang Imas Segera Disidang

    Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun kasus tersebut berkaitan dengan deposito Pemprov Jabar di Bank BJB. Dimana klaim nominal deposito Pemprov Jabar dinilai tak sesuai data Kementerian Keuangan dan pendapatan bunga karena sangat besar.

    Dalam data laporan keuangan Pemprov Jabar kepada Kementerian Keuangan tercatat bahwa pada 2016 rata-rata deposito yang disimpan Pemprov Jabar di Bank BJB sebesar Rp3,75 trilliun perbulan. Penyimpananan deposito terbesar terjadi di Juli 2016 yaitu Rp6,7 trilliun.

    Kemudian pada tahun lalu, rata-rata deposito yang disimpan Pemprov Jabar naik menjadi Rp3,97 trilliun per bulan. Sedangkan, simpanan deposito paling banyak terjadi pada Mei 2017 yang mencapai Rp6,8 trilliun.

    TAGS : KPK Kasus Korupsi Pemprov Jabar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/36168/KPK-Bidik-Kasus-Dugaan-Korupsi-Pemprov-Jabar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKomnas HAM Diminta Selidiki Meninggalnya Wartawan di Kotabaru
    Next Article Transkrip Lengkap Yahya Cholil dalam Forum Global AJC di Israel
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.