Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Periksa 6 Saksi Kasus Suap Pengadaan Kapal Bea Cukai dan KKP
    News

    KPK Periksa 6 Saksi Kasus Suap Pengadaan Kapal Bea Cukai dan KKP

    August 7, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Periksa 6 Saksi Kasus Suap Pengadaan Kapal Bea Cukai dan KKP

    Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

    Jakarta, Jurnas.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap enam saksi sekaligus terkait kasus korupsi pengadaan kapal di Bea Cukai dan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).

    “Keenamnya saksi akan diminta keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka IPR (Istadi Prahastanto, PPK),” ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (7/8).



    Keenam saksi tersebut antara lain; Kasubdit Advokasi di LKPP Mudjisantosa; Kasi Advokasi Instansi Pemda LKPP, Fajar Adi Hemawan.

    Kemudian, Mantan Staf Sarana Operasi I Dirjen Bea Cukai, Dodi Pribadi, Kabag Keuangan dan TU PP INSW, Deden dan Pelaksana Pemeriksa di Direktorat Penindakan, serta 2 orang Pelaksana Penyidikan Subid Patroli Kapal, Dodie Meldina Hermawan, dan Dede Rismawan.

    Baca juga.. :

    • KPK Garap Pegawai Waskita Karya dan Adhi Karya Terkait Korupsi Gedung IPDN
    • KPK Endus Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Suka Korupsi
    • Pejabat PT Angkasa Pura II dan PT INTI Dipastikan Terlibat Suap Proyek BHS

    Dalam penyidikan kasus ini, KPK tengah mendalami proses pengadaan kapal Sistem Kapal Inspeksi Perikanan lndonesia (SKIPI) di KKP dan pengadaan kapal cepat di Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan.

    Selanjutnya, pada 21 Mei 2019 lalu KPK mengumumkan empat orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal patroli di Ditjen Bea Cukai dan KKP.

    Pertama, pada dugaan korupsi pengadaan 16 unit Kapal Patroli Cepat pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2013-2015 ditetapkan tiga tersangka yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Istadi Prahastanto (IPR), Ketua Panitia Lelang Heru Sumarwanto (HSU), dan Direktur Utama PT Daya Radar Utama (DRU) Amir Gunawan (AMG).

    Dalam perkara ini, terdapat kerugian negara disinyalir mencapai Rp117.736.941.127.

    Atas perbuatannya, tiga tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Kedua, pada perkara dugaan korupsi pembangunan 4 unit kapal 60 meter untuk SKlPI pada Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Tahun Anggaran 2012-2016 ditetapkan dua tersangka, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aris Rustandi (ARS) dan Direktur Utama PT DRU Amir Gunawan (AMG).

    Dari hasil penelusuran, KPK menduga ada kerugian keuangan negara mencapai Rp61.540.127.782.

    Atas perbuatannya, Aris dan Amir disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Sebagai informasi, PT DRU yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri galangan kapal. Dimana KPK juga telah menggeledah kantor PT DRU dan mengamankan sejumlah dokumen terkait pengadaan kapal di kedua instansi pemerintah tersebut.

    TAGS : Kasus Korupsi Kapal Patroli Bea Cukai KKP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57177/KPK-Periksa-6-Saksi-Kasus-Suap-Pengadaan-Kapal-Bea-Cukai-dan-KKP/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePengendara Motor Aman dari Aturan Ganji Genap
    Next Article PDIP Buka-bukaan Soal Anggaran Kongres, Habiskan Rp17,6 Miliar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.