Andalannews.com – Layanan Lapor Pak Purbaya resmi aktif. Simak cara melapor, nomor WhatsApp, dan manfaatnya bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan soal pajak dan bea cukai secara langsung.
Kabar baru datang dari Kementerian Keuangan. Pada pertengahan Oktober 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi meluncurkan layanan Lapor Pak Purbaya.
Sebuah kanal pengaduan publik berbasis WhatsApp ini dirancang untuk menampung laporan masyarakat soal pelayanan pajak, bea cukai, dan isu fiskal lainnya.
Layanan ini langsung menarik perhatian publik karena menawarkan cara baru yang cepat dan mudah untuk melapor tanpa harus datang ke kantor atau mengisi formulir panjang.
Dalam dua hari pertama sejak diumumkan, lebih dari 15 ribu pesan masuk ke nomor resmi sebagian besar berisi dukungan, pertanyaan, dan laporan tentang pelayanan publik.
Sebagai informasi, “Lapor Pak Purbaya” merupakan inovasi dari Kemenkeu yang memberikan akses langsung kepada masyarakat untuk menyampaikan aduan, saran, atau kritik terhadap pelayanan.
Utamanya beragam layanan di bawah lembaga fiskal seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Lewat kanal ini, masyarakat bisa mengirim laporan langsung ke nomor WhatsApp resmi: 0822-4040-6600.
Setelah pesan dikirim, sistem otomatis akan membalas dan memandu pengguna untuk memilih kategori laporan yang sesuai, seperti keluhan, pertanyaan, atau masukan.
Menteri Purbaya menjelaskan bahwa kanal ini dibuat agar masyarakat punya wadah yang mudah diakses dan cepat ditanggapi.
“Saya ingin mendengar langsung dari masyarakat, bukan hanya dari laporan formal,” ujarnya dalam peluncuran di Kantor Kemenkeu Jakarta, belum lama ini
Ada tiga alasan utama kenapa layanan Lapor Pak Purbaya dibuat:
-
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Pemerintah ingin masyarakat ikut mengawasi kinerja lembaga fiskal dan mendorong budaya pelayanan yang jujur, efisien, dan bebas pungli. -
Memberikan jalur komunikasi yang langsung.
Selama ini, banyak masyarakat bingung harus melapor ke mana ketika mengalami kendala atau menemukan dugaan penyimpangan di lapangan. Kini, cukup lewat WhatsApp. -
Mempercepat tindak lanjut laporan.
Dengan sistem digital dan integrasi ke database Kemenkeu, laporan bisa langsung diverifikasi dan diteruskan ke unit terkait tanpa birokrasi panjang.
Cara menggunakan Layanan Lapor Pak Purbaya, kamu cukup simpan nomor 0822-4040-6600 di ponselmu. Lalu, buka WhatsApp dan kirim pesan pertama dengan format sederhana seperti:
“Halo Pak Purbaya, saya ingin melaporkan terkait pelayanan pajak di [lokasi]. Berikut kronologinya…”
Setelah itu, sistem akan membalas dengan pesan otomatis untuk mengonfirmasi jenis laporan dan memintamu melampirkan bukti seperti foto, video, atau dokumen.
Laporan yang lengkap akan langsung diverifikasi oleh tim khusus di Kemenkeu, kemudian diteruskan ke instansi terkait.
Jika laporanmu sudah diproses, kamu akan menerima notifikasi tindak lanjut atau hasil pemeriksaan. Praktis banget, kan?
Hanya dalam dua hari pertama sejak peluncuran, kanal Lapor Pak Purbaya menerima lebih dari 15.933 pesan WhatsApp.
Dari jumlah itu, sekitar 20% merupakan laporan valid, sisanya berupa ucapan selamat, pertanyaan umum, dan kritik membangun.
Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik.
Banyak yang memuji langkah Kemenkeu karena dianggap membuka akses komunikasi yang lebih manusiawi dan cepat.
“Biasanya kalau mau lapor pajak itu ribet, sekarang cukup kirim WA langsung ke Pak Menterinya,” tulis salah satu pengguna di media sosial.
Salah satu kekhawatiran masyarakat saat melapor adalah keamanan data pribadi. Tapi kamu nggak perlu khawatir. Kemenkeu memastikan bahwa semua laporan dan identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.
Dalam pernyataan resminya, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan:
“Kami tidak akan membuka identitas pelapor ke publik. Laporan akan diproses secara profesional dan sesuai ketentuan hukum.”
Jadi, kalau kamu menyampaikan aduan, cukup sertakan data yang relevan — tanpa perlu membocorkan informasi pribadi yang sensitif.
Walaupun sistem ini dinilai inovatif, Purbaya mengakui masih ada beberapa tantangan di tahap awal, seperti lonjakan pesan yang membuat sistem sempat overload dan keterbatasan jumlah petugas verifikasi laporan.
Namun, pihak Kemenkeu menyatakan sudah menambah kapasitas server dan tenaga verifikasi agar semua laporan bisa ditangani dalam waktu maksimal 3×24 jam.
Kehadiran Lapor Pak Purbaya dinilai membawa angin segar bagi upaya reformasi birokrasi di sektor keuangan.
Layanan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memperkuat hubungan dua arah antara masyarakat dan lembaga negara.
Banyak pengamat menilai, jika layanan ini dijalankan konsisten dan transparan, kepercayaan publik terhadap instansi fiskal akan meningkat.
Tak cuma itu, laporan dari masyarakat juga bisa menjadi data penting untuk perbaikan sistem internal di masa depan.
Tips Supaya Laporan Kamu Cepat Ditanggapi
-
Gunakan bahasa sopan dan jelas. Hindari emosi berlebihan.
-
Sertakan bukti kuat. Foto, tangkapan layar, atau dokumen sangat membantu proses verifikasi.
-
Tulis kronologi singkat. Cukup 3–5 kalimat yang menggambarkan kejadian.
-
Jangan kirim spam atau laporan palsu. Sistem bisa memblokir otomatis jika mendeteksi spam.
-
Simpan bukti laporanmu. Ini penting jika nanti kamu butuh tindak lanjut.
Dengan resmi aktifnya layanan Lapor Pak Purbaya, masyarakat kini punya wadah pengaduan yang cepat, transparan, dan langsung ke pejabat tertinggi di Kemenkeu.
Cukup lewat WhatsApp, kamu bisa melaporkan berbagai keluhan soal pajak, bea cukai, atau pelayanan publik lainnya.
Layanan ini adalah bentuk nyata keterbukaan pemerintah dalam memperbaiki birokrasi dan mendorong kepercayaan publik.
Jadi, kalau kamu punya pengalaman yang perlu disampaikan, jangan ragu. Simpan nomor 0822-4040-6600, tulis laporanmu dengan bukti yang jelas, dan ikut berkontribusi memperbaiki layanan publik Indonesia.




