Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Lemak Jahat Bertambah, Makanan Bersantan Dipanaskan Buruk untuk Tubuh
    Lifestyle

    Lemak Jahat Bertambah, Makanan Bersantan Dipanaskan Buruk untuk Tubuh

    March 30, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Lemak Jahat Bertambah, Makanan Bersantan Dipanaskan Buruk untuk Tubuh 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Penggunaan santan pada makanan memang sering ditemui pada olahan makanan Indonesia. Apalagi saat moment Hari Raya Idul Fitri. Tapi ternyata tak selamanya menyantap makanan bersantan bisa baik untuk kesehatan. Terlebih jika makanan bersantan berulang kali dipanaskan.

    Pakar Nutrisi Widya Fadilla, mengungkapkan, makanan bersantan itu mengandung lemak tinggi. Jika diproses makin lama dan capai titik didih maka rasanya makin gurih. Namun, makanan bersantan baiknya tidak dipanaskan kembali karena berpotensi buruk bagi kesehatan.

    Seperti dilansir dari ANTARA, Kamis (30/3), Widya menjelaskan, meski mengandung lemak tinggi, makanan olahan santan tetap memiliki nutrisi baik seperti vitamin, mineral, dan zat besi. Ketika dihangatkan secara berulang maka bisa merusak nutrisi baik tersebut. Tentunya juga menambah jumlah kandungan lemak jahat di dalamnya.

    Sehingg, jika makanan bersantan yang dihangatkan dikonsumsi secara berkala bisamasalah kesehatan, salah satunya pada pencernaan. “Nah ini biasanya mengakibatkan sakit perut, perut kembung, gerd, dan lain sebagainya,” ujar Widya.

    Hal ini juga berlaku untuk sayur, seperti bayam dan jenis sayuran hijau lainnya. Widya menyebut sayuran hijau yang dihangatkan kembali sangat rentan untuk kehilangan nutrisi.

    Lalu bagaimana jika dipanaskan dengan microwave?

    Meski tetap tidak dianjurkan, Widya menyarankan untuk menghangatkan kembali olahan bersantan dengan menggunakan microwave. Setidaknya nutrisi yang hilang dan jumlah lemak jahat yang bertambah dapat diminimalisir. Sebelum menghangatkan kembali, ia juga menganjurkan untuk menyimpan makanan pada wadah tertutup minim udara.

    “Ketika kita memanaskan dengan kompor, itu kadang tidak merata panasnya, kalau microwave panasnya biasanya stabil dan lebih baik juga pada proses pembunuhan bakteri,” imbuhnya.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleYLBHI Soroti Penambahan Ribuan Prajurit TNI di Papua
    Next Article Reaksi Aisyah Aqilah-Iis Dahlia Devano Dikabarkan Pindah Agama
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.