Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»LPKPI Ungkap Reformasi Pajak Era Pemerintahan Jokowi
    Ekonomi

    LPKPI Ungkap Reformasi Pajak Era Pemerintahan Jokowi

    February 11, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    LPKPI Ungkap Reformasi Pajak Era Pemerintahan Jokowi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Reformasi Pajak telah dijalankan sejak beberapa tahun yang lalu. Keberhasilan program ini berujung dengan dilaksanakannya Reorganisasi Direktorat Jenderal pajak.

    “Reorganisasi memberikan nuansa baru kalangan otoritas pajak yang bermuara pada pertumbuhan dan pencapaian target penerimaan negara yang puncaknya  pada  2008. Tahun itu, Penerimaan Pajak 10,28 persen di atas Target Dalam APBN Perubahan 2008 yang dinahkodai oleh Darmin Nasution sebagai Dirjen Pajak,” ujar Ketua Umum Lembaga Pengawas Kejahatan Pajak Indonesia (LPKPI), Muhammad Irwan dalam keterangannya, Kamis (10/2).

    Dia menjelaskan, dalam perjalannya yang sekian lama reformasi pajak tetap menjadi wacana pemerintah. “Presiden Jokowi memahami bahwa dalam rangka menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur, peran pajak menjadi titik sentral yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah memisahkan system penerimaan keuangan negara dengan pengelolaan pemanfaatan kebijakan keuangan yang menjadi domain kementerian keuangan. Dengan merencanakan pembentukan badan penerimaan pajak,” ungkapnya.

    Menurut Muhammad Irwan, upaya pencapaian Tax ratio 16 persen, merancang kembali lembaga pemungut pajak, insentif penangan kasus korupsi pajak dan bea Cukai, dan kenaikan penerimaan pajak seiring dengan kenaikan potensinya.

    “Masih segar diingatan kita tentang disahkannya Undang-Undang tercepat yang pernah ada di Republik ini. Undang undang Nomor nomor 11 Tahun 2016, tentang pengampunan pajak. Aturan ini begitu digemborkan akan memberikan Penerimaan yang sangat besar dengan menyasar dan menargetkan repatriasi aset WP dari Luar negeri dengan jumlah yang lumayan Besar yakni sekitar seribu triliun rupiah yang membuat semua Pihak menaruh harapan yang sangat besar,” ucapnya.

    Namun, diukur pada akhir triwulan pertama 2017, saat itu hanya ada realisasi sebesar Rp 140 triliun dimana saat yang sama tahun sebelumnya pencapaian penerimaan dengan kondisi normal sebesar Rp 176 triliun.

    Selanjutnya, beberapa waktu ini, kembali Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak membuat sebuah kebijakan yang sangat tergesa-gesa. Ia menilai, sosialisasinya bahkan di kalangan petugas pajak saja belum tuntas yakni program pembuatan Tax Core System. merubah dan menyempurnakan SIDJP yang ada sekarang.

    “Menurut hemat saya program ini adalah Pemborosan Besar Luar Biasa. Rp 2 triliun bukanlah jumlah yang sedikit ditengah keprihatinan menghadapi krisis global dan pandemik Covid 19. Bagi saya Program ini Dilaksanakan terburu-buru dan Tidak menyentuh Subtansi masalah yang ada di Direktorat Jenderal pajak,” ungkapnya.

    Menurutnya, jika ingin melaksanakan Reformasi Pajak yang benar, maka haruslah dimulai dengan orang yang bersih dan tidak memiliki tendensi lain selain penerimaan negara.

    “Penyempurnaan IT adalah langkah selanjutnya yang tentu akan mengikuti model yang ditetapkan, apabila badan penerimaan pajak tersebut terbentuk. Menjalankan Program Pembuatan Tax Core System adalah langkah nyata mengunci dan Melawan realisasi Nawacita Bapak Jokowi Bidang Pajak,” pungkasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSetelah investasi Hyundai, akankah peta industri otomotif berubah?
    Next Article 3 Tips untuk Kaum Pria saat Pilih Jaket Agar Lebih Keren
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.