Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Luhut Mengaku Cemas Sempat Ada 200 Ribu Wisatawan Ingin ke Bali
    Ekonomi

    Luhut Mengaku Cemas Sempat Ada 200 Ribu Wisatawan Ingin ke Bali

    December 19, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Luhut Mengaku Cemas Sempat Ada 200 Ribu Wisatawan Ingin ke Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku minat berwisata dalam negeri Indonesia sangat tinggi. Namun, dirinya menginginkan untuk tidak dilakukan dahulu saat ini mengingat Indonesia masih belum terbebas dari wabah Covid-19.

    Bahkan, Luhut mengaku cemas ada 200 ribu orang yang ingin berkunjung ke Pulau Dewata selama 10 hari. Berdasar itu, pemerintah memutuskan untuk melakukan sedikit pengetatan perjalanan wisata. Sebab, Luhut tidak ingin kasus Covid-19 di Bali makin meningkat. Menurutnya saat ini kasus di Bali meski tinggi tapi relatif terkendali.

    “Kemarin banyak orang mau ke Bali itu sudah lebih dari 200 ribu orang selama 10 hari, maka sekarang kita ketatin sedikit,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Jumat (18/12).

    Baca juga: Menko Luhut: Kalau Mau Liburan Ke Bali Harus Patuhi Aturan

    Luhut menyebut tingginya minat masyarakat untuk berwisata ada ancaman dari sikap tidak disiplin pada protokol kesehatan. Sehingga hal itu memicu pemerintah untuk mengambil kebijakan yang sedikit diharapkan dapat menekan pergerakan masyarakat untuk berwisata.

    “Kita masih wisata dalam negeri karena wisata dalam negeri kita itu 85 persen, sekarang malah kita kurangin jangan terlalu cepat dulu, nanti malah bahaya kan,” ucapnya.

    Seperti diketahui, salah satu upaya pengetatan di Bali adalah dengan mewajibkan tes PCR untuk para wisatawan yang mau masuk Bali dengan pesawat udara. Lalu kewajiban rapid test antigen untuk ke Bali dengan jalur darat. Adapun kedua tes itu wajib dilakukan dua hari sebelum perjalanan ke Bali. Namun, belakangan dilonggarkan menjadi H-7 perjalanan ke Bali.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTingkat Kepuasan Publik Kepada Polri 82,9 Persen
    Next Article Banpres Produktif Dorong Usaha Mikro Capai Rp 440.03 Triliun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.