Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nasib Jakarta Jika Ibukota Pindah? Megawati: Perlu Tim Khusus untuk Mengkaji
    News

    Nasib Jakarta Jika Ibukota Pindah? Megawati: Perlu Tim Khusus untuk Mengkaji

    August 28, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nasib Jakarta Jika Ibukota Pindah? Megawati: Perlu Tim Khusus untuk Mengkaji

    Megawati Soekarnoputri (JN)

    Seoul, Jurnas.com – Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk tim yang bukan hanya membahas ibukota baru di Kalimantan Timur (Kaltim), namun juga bagaimana nasib Jakarta setelah tak lagi menjadi ibukota.

    “Untuk saya, hal-hal yang sangat strategis penting ini harus didalami. Artinya bukan berarti hanya dengan omongan-omongan saja. Tapi harus dibentuk, saya enggak tahu, karena Presiden (Jokowi, red) yang harus membentuk. Apakah sebuah tim atau sebuah yang besar lagi, untuk bagaimana pendalaman memindahkan ibu kota,” ujar Megawati menjawab wartawan usai makan malam di Seoul, Korea Selatan, Rabu (28/8/2019).



    Megawati sudah pernah bicara soal kemungkinan mengambil model ibukota baru Indonesia dengan mencontoh negara lain. Misalnya Canberra di Australia, Washington DC di Amerika Serikat, atau Putra Jaya di Malaysia, atau contoh dari Laos.

    “Nah hal-hal seperti ini saya kira, kita serius saja dengan pendalaman itu. Jadi tentu termasuk Jakarta. Apakah menjadi sebuah kota, apakah posisinya untuk ekonomi saja, sebagai kota perdagangan, itu kan mesti dikaji. Karena nanti ada kajian secara administrasi, teori, juga pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

    Baca juga.. :

    • Pembentukan Kabinet, Megawati: Sabar Ikuti Prosedurnya
    • Ladies, Polusi Jakarta Kian Buruk Jangan Malas Pakai Suncreen
    • Begini Proses Pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kaltim

    Megawati menyatakan itu semua bukan berarti sedang mengkritik Jokowi. Dia sama sekali bukan mengatakan tak setuju.

    “Kritik itu boleh, tapi yang membangun. Saya tidak ada kritik. Saya, atau kata-kata saya, (tidak ada mengatakan-red) oh jangan atau tidak setuju. Beda loh. Saya mengatakan (pemindahan ibukota-red) itu hal yang positif. Kalau kita lihat Jakarta (sudah-red) terlalu crowded,” papar Megawati.

    Kata Megawati, ia hanya mendorong agar langkah ke depan lebih positif. Masalah Jakarta sangat banyak. Satu contoh saja kemacetan.

    Dulu saat masih menjabat presiden, Megawati pernah meminta dilakukan studi soal jumlah kendaraan di Jakarta tahun 2025 dan jumlah panjang jalan yang harus dibangun.

    “Ternyata tidak akan bisa menyusul antara jumlah kendaraan dengan panjang jalan,” kata Megawati.

    Ide-ide sudah banyak muncul. Dari mobil berbahan bakar bensi digantikan berbahan bakar gas. Bahkan kini muncul kendaraan dengan bahan bakar listrik.

    “Menurut saya, itu harus segera diputuskan lalu pelaksanaannya bagaimana. Harus bisa mengimbangi, polusi (di Jakarta, red) yang katanya, kan malu ya, katanya udah paling tinggi lho,” ungkap Megawati.

    Itu baru satu masalah. Ada masalah lain seperti banjir. Intinya yang putri Bung Karno itu hendak dorong adalah agar ke depan semuanya dibuat berdasar tata ruang yang konsekuen dan komit dilaksanakan.

    Dicontohkannya wilayah Karawang dan Bekasi yang oleh pihaknya selalu diminta untuk tak dijadikan wilayah perkotaan, namun tetap menjadi sentra padi. Sejak zaman Belanda, kata Megawati, daerah itu tak berani disentuh karena bisa berakibat politis.

    “Hal-hal ini yang saya maksud sebagai pendalaman,” pungkas Megawati.

    TAGS : Pindah Ibukota Jakarta Megawati Soekarnoputri

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/58367/Nasib-Jakarta-Jika-Ibukota-Pindah-Megawati-Perlu-Tim-Khusus-untuk-Mengkaji-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Mesti Kembali ke JCPOA jika Ingin Dialog dengan Iran
    Next Article PM Australia Siap Bela Warganya yang Ditangkap China
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.