Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Nelayan Tangkap dan Pembudidaya Udang di Sumbawa Peroleh Modal Usaha
    Ekonomi

    Nelayan Tangkap dan Pembudidaya Udang di Sumbawa Peroleh Modal Usaha

    March 19, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Nelayan Tangkap dan Pembudidaya Udang di Sumbawa Peroleh Modal Usaha 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Sebanyak sembilan pelaku usaha kelautan dan perikanan di Sumbawa Nusa Tenggara Barat memperoleh pinjaman modal usaha dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), modal disalurkan kepada satu nelayan dan delapan pembudidaya udang.

    “Yang menjadi penting sebetulnya dalam pembangunan ekonomi masyarakat itu adalah bagaimana ekonomi itu diciptakan disuatu daerah dan memberi manfaat yang besar pada daerah, itu yang paling pertama,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam pembukaan Kunjungan Kerja di Kecamatan Moyo Utara, Jumat (18/3/2022).

    Secara simbolis, modal diserahkan langsung oleh Menteri Trenggono didampingi Direktur LPMUKP I Nengah Putra Winata.

    Mendapatkan pinjaman modal tersebut, Srianti dari Desa Labuhan Pidang, merasa sangat bersyukur karena membantu usahanya. Ia mengatakan akan menggunakannya untuk membeli alat tangkap seperti jaring dan pancing.

    Sementara itu, Hardi yang memiliki usaha budidaya udang dari Desa Labuhan Sangoro, ingin membeli benur, pakan, minyak mesin, dan perbaikan saluran. “Ya jujur, kalau denger Pak Menterinya kemaren buat sangat memotivasi saya buat kerja lebih giat lagi,” katanya penuh semangat.

    Selain penyerahan pinjaman modal, kunjungan Menteri Trenggono untuk mengunjungi lokasi pembangunan kawasan budidaya udang terintegrasi yang membawa misi memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Pembangunan menggelontorkan biaya senilai Rp2,25 triliun dengan tujuan mendorong peningkatan produksi tambak dari 0,6 ton per hektare menjadi 40 ton per hektare.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : ARM


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAktivitas Penyeberangan Gilimanuk Meningkat, Banyak Penonton MotoGP Transit di Bali
    Next Article Migor dan Bahan Baku Mahal, Penjual Gorengan Pilih Opsi Naikan Harga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.