Andalannews.com – Niat sholat tarawih dan witir lengkap untuk imam, makmum, dan sendiri beserta latin dan artinya. Simak panduan bacaan yang benar.
Memasuki bulan suci Ramadhan tahun ini, umat Islam kembali menghidupkan malam dengan ibadah sholat Tarawih dan Witir.
Salah satu hal yang paling sering dicari menjelang bulan Ramadhan adalah niat sholat tarawih dan witir lengkap, baik untuk imam, makmum, maupun yang salat sendiri di rumah.
Meski terlihat sederhana, niat menjadi bagian penting dalam setiap ibadah. Rasulullah SAW menegaskan bahwa segala amal tergantung pada niatnya.
Karena itu, memahami bacaan niat shplat Tarawih dan Witir lengkap dan secara benar akan membuat ibadah kita lebih tenang dan mantap.
Untuk diketahui, sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan setelah sholat Isya.
Sholat ini bisa dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Sementara itu, sholat Witir adalah salat sunnah penutup yang biasanya dikerjakan setelah Tarawih.
Jumlah rakaat Witir umumnya ganjil, bisa satu, tiga, lima, dan seterusnya, namun yang paling sering dilakukan adalah tiga rakaat.
Berikut ini bacaan niat sholat Tarawih sesuai dengan posisi masing-masing:
1. Niat Sholat Tarawih Sebagai Imam
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى إِمَامًا
Latin:
Nawaitu shalata at-tarawihi sunnatan lillahi ta’ala imaman.
Artinya:
Saya niat salat Tarawih sunnah karena Allah Ta’ala sebagai imam.
2. Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى مَأْمُومًا
Latin:
Nawaitu shalata at-tarawihi sunnatan lillahi ta’ala ma’muman.
Artinya:
Saya niat salat Tarawih sunnah karena Allah Ta’ala sebagai makmum.
3. Niat Sholat Tarawih Sendiri
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shalata at-tarawihi sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya:
Saya niat salat Tarawih sunnah karena Allah Ta’ala.
Di Indonesia, terdapat dua praktik yang umum dilakukan:
-
8 rakaat + 3 rakaat Witir
-
20 rakaat + 3 rakaat Witir
Keduanya memiliki dasar dan praktik yang telah berlangsung lama di tengah masyarakat Muslim. Umat Islam bisa memilih sesuai keyakinan dan kebiasaan di lingkungan masing-masing.
Setelah Tarawih, salat Witir menjadi penutup ibadah malam. Berikut bacaan niatnya:
1. Niat Sholat Witir Sebagai Imam
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ الْوِتْرِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى إِمَامًا
Latin:
Nawaitu shalata al-witri sunnatan lillahi ta’ala imaman.
Artinya:
Saya niat salat Witir sunnah karena Allah Ta’ala sebagai imam.
2. Niat Sholat Witir Sebagai Makmum
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ الْوِتْرِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى مَأْمُومًا
Latin:
Nawaitu shalata al-witri sunnatan lillahi ta’ala ma’muman.
Artinya:
Saya niat salat Witir sunnah karena Allah Ta’ala sebagai makmum.
3. Niat Sholat Witir Sendiri
Arab:
نَوَيْتُ صَلَاةَ الْوِتْرِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shalata al-witri sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya:
Saya niat salat Witir sunnah karena Allah Ta’ala.
Perlukah Melafalkan Niat?
Dalam praktiknya, niat sebenarnya cukup di dalam hati. Melafalkan niat bukanlah kewajiban, tetapi diperbolehkan untuk membantu memantapkan hati dan konsentrasi.
Yang paling penting adalah kesadaran bahwa kita memang hendak melaksanakan ibadah tersebut karena Allah SWT.
Salat Tarawih memiliki keutamaan besar di bulan Ramadhan. Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Sementara Witir menjadi penyempurna ibadah malam. Rasulullah SAW bahkan sangat menjaga salat Witir dan menganjurkannya kepada umatnya.
Karena itu, memahami niat sholat tarawih dan witir lengkap bukan hanya soal hafalan, tetapi juga bentuk kesiapan menyambut Ramadan dengan ibadah terbaik.
Agar ibadah lebih maksimal, berikut beberapa tips sederhana:
-
Pahami arti bacaan salat.
-
Datang lebih awal jika salat berjamaah di masjid.
-
Jaga kondisi fisik agar tidak terlalu lelah.
-
Fokus dan hindari distraksi seperti ponsel.
Dengan persiapan yang baik, Tarawih dan Witir bisa menjadi momen yang benar-benar menenangkan.
Malam-malam Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda. Masjid menjadi lebih ramai, keluarga berkumpul untuk beribadah, dan hati terasa lebih lembut.
Mengetahui niat sholat tarawih dan witir lengkap membantu kita menjalankan ibadah dengan lebih yakin dan tertata. Baik sebagai imam, makmum, maupun salat sendiri di rumah, yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi.
Semoga Ramadhan kali ini menjadi momentum yang utama dalam upaya memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT dengan ibadah puasa.




