Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Obat Antiviral Sering Tak Manjur, Ahli Sebut Virus Korona Amat Cerdik
    News

    Obat Antiviral Sering Tak Manjur, Ahli Sebut Virus Korona Amat Cerdik

    September 17, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Obat Antiviral Sering Tak Manjur, Ahli Sebut Virus Korona Amat Cerdik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tingginya angka kematian di Indonesia akibat Covid-19 menjadi pertanyaan bagaimana sebetulnya virus Korona menyerang masing-masing orang. Sebab, sejumlah kasus tanpa penyakit penyerta atau komorbid pun bisa mengalami sakit yang parah atau bahkan meninggal dunua. Tak sedikit pula kasus meninggal dunia dialami pasien muda.

    Apakah karakter virus Korona yang masuk ke Indonesia berbeda atau lebih ganas? Bagaimana dengan kondisi virus Covid-19 yang beredar di Indonesia selama ini?

    Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Airlangga Prof. Dr. C. A. Nidom, drh., MS dari Nidom Foundation menjelaskan bagaimana karakter virus itu dalam Publikasi Internasional dengan judul ‘Investigation of the D614G Mutation and Antibody-Dependent Enhancement Sequences in Indonesia SARS-CoV-2 Isolates and Comparasion to South Asian Isolates’ (Sys Rev Pharm 2020:11(8):203-213). Prof Nidom menyebut virus Korona sangat cerdik.

    “Cerdiknya Covid-19 bisa dilihat dari karakter dan komponen biologi yang dimiliki,” katanya dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com baru-baru ini.

    Umumnya virus RNA, terkenal dengan mutasinya, yang disebabkan oleh ketiadaan kemampuan dalam membaca kesalahan saat virus melakukan replikasi (Proof reading). Sehingga adanya mutasi selalu dikaji keterkaitan dengan fungsi biologis virus tersebut atau mutasinya sekadar kontaminasi. Sebaliknya dengan Covid-19 mampu membaca kesalahan tersebut.

    Makanya, karena cerdik, membuat obat-obatan yang diberikan pada pasien tak manjur. Sebab virus itu menyerang lebih banyak sel inang di dalam tubuh.

    “Penggunaan obat atau antiviral sering tidak efektif pada virus ini, karena terlalu banyak komponen biologi dari sel inang (host) yang digunakan oleh virus ini. Sehingga sasaran spesifik obat terhadap virus menjadi kurang, menjadikan obat yang diberikan punya resiko terhadap inang (side effects),” paparnya.

    Secara spesifik, kata dia, Covid-19 punya struktur non-structural protein-14 (nsp-14) yang akan membetulkan mutasi (salah baca replikasi). Sehingga mutasi bukan yang utama dari Covid-19 dalam mempertahankan hidupnya. Selain itu, enzim nsp-14 ini, bisa menyebabkan obat seperti remdesivir atau ribavirin menjadi kurang efektif sebagai antiviral.

    “Virus ini bisa mengenali dan membuang antiviral analog terhadap struktur virus berupa adenin, guanin, sitosin dan urasil tersebut, melalui kerja enzim nsp-14 ini, sehingga obat antiviral menjadi tidak efektif,” jelasnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSelain Ungkapkan Kata Hati, Ahli Sebut Musik Ampuh Atasi Stres
    Next Article Lewat ‘Makanku’, Ganjar Bangga Warga Jateng Ciptakan Kuliner Inovatif – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?
    • Sarah Gibson Diselingkuhin? Ini Kronologinya hingga Direspons Tengku Dewi
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.