Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Ongkos Kirim Daerah Terpencil Mahal, Transportasi Laut Perlu Perhatian
    Ekonomi

    Ongkos Kirim Daerah Terpencil Mahal, Transportasi Laut Perlu Perhatian

    October 8, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ongkos Kirim Daerah Terpencil Mahal, Transportasi Laut Perlu Perhatian 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Indonesia masih perlu membenahi sektor transportasi untuk mendukung logistik nasional. Sebab, ongkos kirim barang domestik untuk daerah terpencil seperti pengiriman dari Jakarta ke kawasan Indonesia Timur masih sangat mahal.

    Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, hal itu terjadi karena jumlah armada pada transportasi laut di Indonesia masih terlalu sedikit. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah.

    Menurutnya, salah satunya untuk memperbaiki rantai pasok yang baik, terlihat dari pembentukan keseimbangan baru harga pengiriman barang.

    “Transportasi laut jadi PR untuk ditingkatkan ke depan. Distribusi barang domestik memang lebih mahal,” ujarnya dalam webinar yang Kementerian Perhubungan, Jumat (8/10).

    Destry bahkan menyebut ongkos kirim barang dari Jakarta ke daerah timur lebih mahal daripada biaya ekspor Jakarta ke Tiongkok. “Eksportir ekspor dari Jakarta ke Tiongkok malah biayanya lebih murah daripada kirim dari Jakarta ke Indonesia timur,” ucapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, ekonom senior Faisal Basri menyebut, saat ini angkutan laut di Indonesia jumlahnya semakin sedikit. Padahal angkutan laut sangat dibutuhkan untuk distribusi barang khususnya ke daerah-daerah terpencil.

    Faisal memaparkan, pada 2010 kapasitas angkutan laut di Indonesia mencapai 8,96 persen. Sementara di tahun 2020 menjadi 6,94 persen saja dari total transportasi di Indonesia di semua moda.

    “Manusia makin mobile, barangnya malah masih mahal diangkut lewat laut,” sebut Faisal.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJalan Usaha Tani Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Tabanan
    Next Article Komcad Hanya Dikerahkan untuk Pertahanan Negara
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.