Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pelabuhan Perikanan Harus Bersih, Tak Ada Bau Menyengat
    Ekonomi

    Pelabuhan Perikanan Harus Bersih, Tak Ada Bau Menyengat

    May 1, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pelabuhan Perikanan Harus Bersih, Tak Ada Bau Menyengat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan transformasi pelabuhan perikanan menjadi lebih higienis dan modern. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, sebab selain sebagai tempat pendaratan ikan, pelabuhan juga harus terintegrasi dengan industri perikanan. Sehingga pertumbuhan ekonomi yang diciptakan lebih meningkat.

    Trenggono menyoroti pentingnya menjaga kebersihan pelabuhan agar tidak menimbulkan bau menyengat dan ikan-ikan yang dipasarkan juga lebih higienis. Hal ini disampaikan saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (1/5).

    “Dua tahun ke depan ini harus jadi bersih dan tidak (ada lagi) bau menyengat,” ujar Trenggono saat menjawab paparan Kepala PPN Brondong Ibrahim, Sabtu (1/5).

    Aktivitas bongkar ikan di PPN Brondong per tahunnya lebih dari 53.000 ton dengan nilai produksi hampir Rp 1 triliun. Sedangkan ikan yang didaratkan didominasi oleh ikan jenis swanggi, kurisi, kuniran, kapas-kapas, biji nangka dan ikan ayam-ayam. Setiap harinya ada 900 kapal yang melakukan aktivitas di pelabuhan, dengan kapasitas terbanyak di bawah 30 GT.

    Trenggono menyebut, pihaknya mendukung pengembangan pelabuhan untuk mengurai hambatan yang selama ini terjadi. Diantaranya, pendangkalan alur lintasan kapal, tidak adanya area doking kapal, kolam pelabuhan yang mulai over kapasitas, hingga infrastruktur instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

    Namun dia meminta pengembangan disertai dengan peningkatan produktivitas. Selain itu, lanjutnya, pengembangan nantinya juga harus mengakomodasi adanya industri perikanan di pelabuhan, sehingga proses hulu hingga hilir terintegrasi. Ikan yang didaratkan pun bukan hanya ikan hasil tangkapan, tapi juga hasil budidaya.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSektor Perdagangan Dominasi Penjaminan Kredit PEN di Jamkrindo
    Next Article Jasa Pengiriman Barang Ketiban Untung dari Kebijakan Larangan Mudik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.