Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pembunuhan Yosua, Bripka RR Dikabarkan Mau Jadi Justice Collaborator
    News

    Pembunuhan Yosua, Bripka RR Dikabarkan Mau Jadi Justice Collaborator

    September 1, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pembunuhan Yosua, Bripka RR Dikabarkan Mau Jadi Justice Collaborator 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Bripka Ricky Rizal (RR) dikabarkan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Permohonan ini sudah diajukan beberapa hari lalu.

    “Bripka RR mengajukan JC dua hari lalu. Sudah melepaskan pengacara yang disiapkan tim (Ferdy) Sambo sebelumnya,” kata sumber JawaPos.com di internal Polri, Kamis (1/9).

    Sebelumnya, tersangka Irjen Pol Ferdy Sambo dikabarkan bersikukuh tidak ikut menembak Brigadir J. Oleh karena itu, Ricky bersedia menjadi JC untuk memberikan kesaksian jika Sambo turut menembak korban.

    Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengaku belum mengetahui jika Ricky mengajukan diri menjadi JC. “Belum ada laporan dari Dirtipidum maupun Penyidik,” ucapnya kepada JawaPos.com.

    Senada dengan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo pun tidak membenarkan jika RR mengajukan diri menjadi JC.

    “Belum ada info coba ke LPSK dulu,” kata Dedi.

    Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengaku belum menerima informasi pengajuan diri Bripka RR menjadi JC.

    “Sejauh ini saya belum dapat infonya,” ujarnya.

    Kendati demikian, Edwin berpendapat jika Bripka Ricky bisa saja menjadi JC. Dengan catatan syarat-syaratnya dipenuhi. Bisa saja sepanjang belum diperiksa di pengadilan,” tutupnya.

    Diketahui, 5 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS), KM, dan yang terbaru adalah Putri Chandrawathi.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.Dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota polri. Meskipun ybs mengajukan banding.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTernyata Ini Alasan Tiara Andini Tidak Mau Foto Bareng Member ASTRO
    Next Article Kolaborasi di Konser Jim Brickman, Rossa: Dream Come True!
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.