Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Pengamat: Saatnya Indonesia Tampil Laksanakan Ketertiban Dunia
    Lifestyle

    Pengamat: Saatnya Indonesia Tampil Laksanakan Ketertiban Dunia

    February 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pengamat: Saatnya Indonesia Tampil Laksanakan Ketertiban Dunia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INDOPOS.CO.ID – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tepat terkait konflik Rusia dan Ukraina.

    Jokowi sempat menyampaikan keterangan melalui media sosial, bahwa dua negara di Eropa Timur segara mempercepat upaya perdamaian. Hal tersebut demi mencegah munculnya kondisi semakin memanas.

    “Presiden Jokowi telah tepat menyatakan sikap Indonesia terkait situasi di Ukraina dengan mengatakan “Penanganan krisis Ukraina harus dilakukan secara cermat agar bencana besar bagi umat manusia bisa dihindarkan,” kata Hikmahanto melalui gawai, Jakarta, Jumat (25/2/2022).

    Hal itu karena konsisten dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Bila Presiden menyebut Rusia melakukan ‘invasi’ maka terlihat keberpihakan Indonesia terhadap Ukraina didukung oleh negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat serta Australia.

    Jokowi juga menghindari diri
    membuat pernyataan membenarkan, sikap Presiden Putin untuk mengakui dua Republik baru yang merupakan pecahan dari Ukraina, yaitu Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.

    “Oleh karenanya, siapapun yang kalah ataupun menang dalam kemungkinan perang di Ukraina tidak bisa menuduh Indonesia memiliki keberpihakan,” tuturnya.

    Menurutnya, sikap tidak memihak itu bukan berarti Indonesia hendak mencari selamat, namun dilakukan agar Indonesia dapat secara aktif berupaya agar perang tidak bereskalasi menjadi besar.

    Indonesia dengan politik luar negeri bebas aktif tidak boleh, sekedar menjadi penonton tetapi harus mengambil berbagai inisiatif agar perdamaian tercipta.

    “Inisiatif ini semakin penting dirasakan karena Indonesia saat ini, sedang menjabat Presidensi G20,” imbuh Pengamat Hubungan International itu.

    Eskalasi perang akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi internasional. Untuk itu perlu dihindari sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi ‘bencana besar bagi umat manusia bisa dihindarkan.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article244 Jiwa Meninggal Sehari, Kasus Aktif Covid-19 Mulai Turun
    Next Article Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Ini Kata BPDPKS Soal Dana Talangan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.