Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PPP : Sebaiknya Dewas KPK Tak Diisi Politisi Aktif
    News

    PPP : Sebaiknya Dewas KPK Tak Diisi Politisi Aktif

    December 16, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PPP : Sebaiknya Dewas KPK Tak Diisi Politisi Aktif

    Politikus PPP, Arsul Sani

    Jakarta, Jurnas.com – Jabatan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya tidak diduduki oleh para politisi atau orang yang masih aktif di partai politik.

    “Kalau PPP, saya tidak bicara Komisi III, sudah menyampaikan bahwa sebaiknya Dewas untuk yang pertama kali ini justru jangan diisi oleh orang-orang yang katakanlah politisi kecuali dia sudah bermigrasi ke tempat atau fungsi yang lain,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani di gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin (16/12/2019).

    Menurut Arsul, apabila politisi aktif masuk menjadi Dewas KPK maka akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

    “Kan kalau masih aktif sebagai politisi sebaiknya jangan. Supaya jangan timbul kesan bahwa ada politisasi KPK,” ujar dia.

    Anggota komisi III ini mencontohkan, sosok politisi yang telah menanggalkan baju partai saat menjadi pejabat penegak hukum, seperti politikus PDIP yang menjadi Hakim Agung, Gayus Lumbun.

    Baca juga.. :

    • Dewan Pengawas KPK Harus Kredibel
    • Politikus PPP Tak Pungkiri Ada Anggota DPR yang Punya Agenda Lemahkan KPK
    • Kenaikan Dana Parpol Tak Sebanding Kebutuhan

    “Contoh Pak Gayus Lumbun dulu kan politisi, tapi kan sudah bermigrasi ke MA sebgai hakim Agung, nah yang gitu-gitu boleh (jadi Dewas KPK),” kata Arsul.

    Meski demikian, Arsul menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memilih yang terbaik dari elemen masyarakat untuk menempati jabatan Dewas KPK.

    “Kita serahkan kepada presiden undang-undangnya bunyinya begitu. Ya kita tunggu aja. Saya kira ini kesempatan bagi berbagai elemen masyarakat sebelum presiden memutudkan untuk menyampaikan aspirasi lah usulan,” ujarnya.

    TAGS : Arsul Sani Dewas KPK

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64106/PPP–Sebaiknya-Dewas-KPK-Tak-Diisi-Politisi-Aktif/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDewan Adat: Larangan Bakar Hutan Sama Saja Bunuh Orang Dayak
    Next Article Rekening Kasino Kepala Daerah jadi Bola Panas, Komisi III Bakal Panggil PPATK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.