Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Produsen Arak Gula Pasir Masih Marak, Sosialisasi dan Penertiban akan Digencarkan
    Ekonomi

    Produsen Arak Gula Pasir Masih Marak, Sosialisasi dan Penertiban akan Digencarkan

    September 2, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produsen Arak Gula Pasir Masih Marak, Sosialisasi dan Penertiban akan Digencarkan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Produsen Arak Gula Pasir Masih Marak, Sosialisasi dan Penertiban akan Digencarkan 2
    Petugas Satpol PP Karangasem dan Provinsi Bali saat menertibkan perajin arak gula, pada Rabu (23/3). Dari hasil penertiban itu, petugas mengamankan puluhan liter arak dan gula pasir. (BP/Dokumen)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Arak gula pasir masih marak diproduksi di Karangasem. Menyikapi hal itu, Satpol PP Provinsi Bali mengundang Satpol PP Karangasem, Biro Hukum, Disperindag, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, hingga Diskoperindag Karangasem untuk rapat koordinasi (rakor) penyamaan persepsi terkait rencana aksi penertiban arak berbahan gula pasir di Kabupaten Karangasem, Jumat (2/9).

    Dalam rakor arak ilegal yang bertentangan dengan Pergub Bali No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, hadir Asisten I Setda Kabupaten Karangasem, I Wayan Purna.

    Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan, hasil dari rakor ini yakni gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Baik dalam bentuk spanduk maupun baliho dengan bertuliskan bahaya mengkonsumsi arak berbahan gula pasir, hingga pentingnya melestarikan arak tradisional berbahan dasar tuak berikut filosofi yang terkandung di dalamnya.

    Di samping juga dilakukan penertiban secara persuasif dan berkala yang dibarengi dengan penyitaan untuk efek jera. “Penegakan dan penertiban dilakukan secara humanis dan dibarengi edukasi agar mereka tidak lagi memproduksi arak berbahan gula pasir,” ujar Dewa Dharmadi.

    Pihaknya juga mendorong pembentukan pararem yang disertai dengan penegakannya secara konsisten. Selain itu juga dilakukan pembinaan agar mereka yang sudah beralih mendapatkan nilai tambah. “Kami juga akan membentuk tim terpadu, dan sesegera mungkin melakukan rencana aksi,” tegasnya.

    Sementara itu, I Wayan Purna menyampaikan, penganangan arak berbahan gula pasir memang perlu sinergi antara kabupaten dengan provinsi. Sebab, arak berbahan gula pasir berdampak negatif terhadap kesehatan.

    Pihaknya berharap, masyarakat kembali memproduksi arak Bali berbahan dasar tuak. Karena ini sudah menjadi budaya di Karangasem, dan diperkuat dengan terbitnya Pergub Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur hal tersebut. “Bukan tidak memungkinkan, jika sudah sesuai dengan Pergub, kami akan bantu menyelesaikan produksi arak berbahan tradisional,” ungkapnya.

    Pihaknya juga menegaskan akan mengedukasi masyarakat agar tidak memproduksi arak berbahaya tersebut. Apalagi, dikatakannya Kadisperindag sudah sering melakukan pembinaan. Kendati demikian, perlu payung hukum lebih tinggi sebagai efek jera karena ada sanksi hukum.

    Disinggung terkait Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Karangasem Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penjualan Minuman Beralkohol yang bisa menerapkan sanksi hukum, pihaknya akan melakukan pengecekan di Biro Hukum. “Sekarang ini sinergi antara kabupaten dengan hukum untuk menyadarkan masyarakat agar tidak memproduksi arak gula pasir,” pungkasnya. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBKK Alami Kenaikan, Penggunaannya Diminta Sesuai Aturan
    Next Article Bali United Menyodok ke Peringkat III
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.