Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Puluhan Hektar Tanaman Petani Diserang Hama Gayas
    Ekonomi

    Puluhan Hektar Tanaman Petani Diserang Hama Gayas

    May 27, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Puluhan Hektar Tanaman Petani Diserang Hama Gayas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Puluhan Hektar Tanaman Petani Diserang Hama Gayas 2
    Dinas Pertanian saat memantau lahan petani yang diserang gayas tahun lalu. Tahun ini, hama gayas kembali menyerang puluhan hektar tanaman petani. (BP/Istimewa)

    AMLAPURA, BALIPOST.com – Petani di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem mengeluh akibat populasi hama gayas terus meningkat setiap hari. Puluhan hektar tanaman petani rusak parah, akibat serangan gayas tersebut.

    Petani pepaya asli Abang, Dewa Rai, mengungkapkan, serangan hama gayas rutin terjadi di Desa Abang. Semua tanaman habis dimakannya, mulai dari singkong, pisang, pepaya, ketela rambat, keladi, undis, durian. “Yang selamat itu cuma pohon manggis. Mungkin karena akar bergetah. Sedangkan smuanya rusak dimakan hama gayas. Sebelumnya saya menanam 70 pepaya calina, semua rusak. Tak terselamatkan akibat diserang hama gayas ini,” ucapnya.

    Rai menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya, serangan yang terparah terjadi tahun ini. Karena tahun sebelumnya, tanaman yang rusak sekitar 50 persen karena serangan hama gayas. Untuk tahun sekarang hampir mncapai 80 sampai 90 persen yang rusak. “Petani untuk sementara membiarkan lahan dan kebun kosong sembari menunggu perkembangan gayas. Saya sampai sekarang juga belum menanam pepaya. Padahal permintaan dari hotel-hotel sudah mulai ada. Kalau dipaksakan menanam, dipastikan merugi,” katanya.

    Hal senada diungkapkan petani Nengah Sudarma. Kata dia, hama gayas menjadi momok menakutkan petani di Abang. Populasi terus meningkat. Hampir semua tanaman penduduk rusak di makan gayas. “Saat ini petani sementara memilih untuk tidak beercocok tanaman,” katanya.

    Perbekel Abang, I Nyoman Sutirtayana, membenarkan, serangan gayas sekarang semakin meraja lela. Tanaman apapun dimakan kecuali pohon manggis yang bergetah. “Hama gayas terus berkembangbiak. Petani kewalahan menghadapi hama ini,” ujarnya. (Eka Parananda/balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKebijakan Pengiriman Ternak Dilonggarkan, Babi Sudah Bisa Dikirim ke Luar Bali
    Next Article Potensi Penularan Covid-19 di Tengah Masyarakat Masih Ada
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.