Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Renegosiasi Garuda dengan Lessor Butuh Jaminan Pemerintah
    Ekonomi

    Renegosiasi Garuda dengan Lessor Butuh Jaminan Pemerintah

    November 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Renegosiasi Garuda dengan Lessor Butuh Jaminan Pemerintah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Problem finansial maskapai nasional tidak hanya terjadi di Indonesia. Perusahaan penerbangan di Malaysia, Thailand, hingga Italia, misalnya, juga pernah menghadapi situasi yang mirip seperti yang dihadapi Garuda Indonesia saat ini.

    Negara-negara tersebut menempuh penyelesaian yang berbeda untuk menyelamatkan maskapai nasionalnya. Mulai membentuk perusahaan baru hingga melakukan restrukturisasi. Dengan situasi dan kemampuan keuangan yang berbeda, Indonesia butuh effort ekstra untuk menyelamatkan maskapai pelat merah tersebut.

    ”Kondisinya (dengan negara lain, Red) beda. Jauh beda. Kemampuan keuangan kita juga beda, jadi tidak bisa disamakan,” ujar pengamat penerbangan Alvin Lie kemarin (2/11). Menurut dia, opsi bailout atau bantuan suntikan dana dari pemerintah untuk mengentaskan Garuda Indonesia dari utang tidak realistis dilakukan.

    Sebagaimana diketahui, saat ini Garuda Indonesia menempuh langkah negosiasi ulang dengan para lessor. Keberhasilan upaya tersebut, lanjut Alvin, sangat bergantung pada dukungan dan komitmen pemerintah. ”Dalam hal ini kan pemerintah pemegang saham mayoritas Garuda. Sementara renegosiasi itu, baik lessor maupun kreditur, butuh kepastian. Mereka akan tanya, oke kalau direstrukturisasi, bagaimana Garuda akan membayarnya? Yang bisa memberikan jaminan itu pemerintah,” jelas Alvin.

    Dia yakin pemerintah tidak hanya mengandalkan renegosiasi dalam kasus Garuda Indonesia. Pemerintah seharusnya juga aktif mencari investor baru untuk masuk dan mengambil alih sebagian saham Garuda Indonesia. ”Jadi, kemungkinan saham pemerintah dijual atau saham-saham Garuda di anak-anak perusahaan bisa dijual,” ujarnya.

    Alvin mengungkapkan bahwa kondisi seperti itu bukan kali pertama dialami Garuda Indonesia. Pada 2003–2004, Garuda Indonesia mengalami kondisi serupa. ”Saya ingat, ketika saya masih di DPR, DPR menyetujui suntikan modal ke Garuda Rp 1 triliun. Untuk Merpati Rp 100 miliar. Tapi cuma (bertahan) sebentar kan. Sepuluh tahun goyang lagi,” urainya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBerkepribadian Menarik, 3 Zodiak Ini Banyak yang Naksir
    Next Article Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Segini Total Kekayaan Jenderal Andika
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.