Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Restrukturisasi Kredit, Pengusaha Bali Bergembira Apresiasi Perjuangan Gubernur Koster
    Ekonomi

    Restrukturisasi Kredit, Pengusaha Bali Bergembira Apresiasi Perjuangan Gubernur Koster

    November 30, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Restrukturisasi Kredit, Pengusaha Bali Bergembira Apresiasi Perjuangan Gubernur Koster 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Restrukturisasi Kredit, Pengusaha Bali Bergembira Apresiasi Perjuangan Gubernur Koster 2
    Ketua BPD HIPMI Bali Pande Agus Widura. (BP/Ist)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Keberhasilan perjuangan Gubernur Bali, Wayan Koster, agar restrukturisasi kredit diperpanjang khusus untuk Bali disambut gembira para pengusaha. Kebijakan dari OJK tersebut tak terlepas dari komunikasi intensif dan pendekatan persuasif Gubernur Bali dengan Kepala OJK, hingga melahirkan kebijakan mendukung segmen, sektor, industri dan daerah tertentu (targeted) yang memerlukan periode restrukturisasi kredit
    atau pembiayaan tambahan selama satu tahun sampai 31 Maret 2024.

    Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali, Agus Pande Widura, Selasa (29/11) mengatakan, HIPMI mengapresiasi langkah cepat dari Gubernur Bali. Kebijakan itu khusus untuk Bali. “Cuma POJK tidak bisa langsung
    mengatakan khusus untuk Bali, karena Gubernur berkomitmen dengan OJK, maka Bali dapat restrukturisasi, itu sektoral tapi itu sebagian besar ditujukan untuk Bali,” ujarnya.

    Ia pun melihat hampir semua bisnis tercover dalam
    kebijakan tersebut. Kebijakan tersebut dinilai sangat
    membantu pengusaha saat ini namun masih ada kekhawatiran yang menyelimuti yaitu penerapannya oleh perbankan. Maka dari itu, Gubernur Bali dikatakan akan
    mengundang perwakilan dari perbankan di pusat untuk
    berdialog pada pengusaha terkait POJK tersebut agar
    realisasinya berjalan lancar.

    “Jadi memang eksekutornya, perbankan, apakah mau memberikan atau tidak, bola panas ada di perbankan.
    Gubernur sudah mengawal ini dengan baik sehingga
    mau mengundang perbanas dan perbankan lainnya tentu
    harapan ini kami menjadi suatu kemudahan percepatan pemulihan perekonomian di Bali,” ujarnya.

    Menurutnya, perbankan tidak rugi jika menerapkan
    kebijakan ini karena yang terjadi adalah penundaan
    pembayaran. Sementara besaran bunga, tetap. “Hanya
    saja pembayarannya bisa belakangan saat kondisi sudah pulih betul. Jika tidak ada restrukturisasi, pengusaha akan berat karena pembayaran bayar bunga dilakukan sekaligus. Tapi, jika tenor diperpanjang, maka keuntungan dari bunga akan tetap didapat full namun waktunya lebih panjang,” tandasnya.

    Dalam penerapan kebijakan ini, perbankan menurut Agus diharapkan jeli melihat perusahaan yang masih berjuang untuk pulih sehingga restrukturisasi dapat diberikan secara tepat guna. Selain restrukturisasi kredit hingga Maret 2024, pengusaha berharap dapat kembali mengakses kredit tambahan untuk menjalankan usaha lebih ekspansif serta dukungan kebijakan dari stakeholder lainnya terutama dari perpajakan.

    Pengusaha berharap ada insentif, khusus yang diberikan perpajakan dan dilakukan sosialisasi masif sehingga dukungan stakeholder dalam upaya pemulihan ekonomi Bali semakin kuat. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia
    (Apindo) Bali I Nengah Nurlaba mengatakan, perpanjangan restrukturisasinyang diperjuangkan Gubernur Bali sangat membantu pengusaha.

    Namun ia maklum jika perbankan sangat selektif dalam memberikan restrukturisasi, karena perbankan mesti menanggung risiko yang tak kalah besarnya. “Namanya dunia perbankan tidak bisa serta merta menerapkan, harus ada penghitungan,” ujarnya.

    Restrukturisasi kredit ini diharapkan mampu menahan gelombang PHK pada dunia industri akibat dampak
    resesi global. Seperti yang terjadi pada industri pelintingan rokok di Gianyar, Mitra Prodin. Ia menyayangkan kondisi
    tersebut menimpa pekerja yang ada di Bali.

    Namun ia juga memaklumi, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka juga ada risiko lain yang menanti. Ketidakpastian ekonomi global dan ancaman resesi global masih menghantui sehingga ke depannya pengusaha masih membutuhkan senjata-senjata untuk tetap bertahan.
    Seperti yang dirasakan anggota Apindo, bahwa permintaan ekspor mulai menurun terutama dari AS dan Eropa akibat
    krisis berkelanjutan ini. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMIPS gandeng Kabuto luncurkan helm F17 Racing MIPS
    Next Article Mazda CX-60 2023 meluncur di Australia, harga mulai Rp600 jutaan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.