Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sejumlah Permasalahan Ini, Penyebab Warga Enggan Naik Transportasi Umum
    Ekonomi

    Sejumlah Permasalahan Ini, Penyebab Warga Enggan Naik Transportasi Umum

    September 14, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sejumlah Permasalahan Ini, Penyebab Warga Enggan Naik Transportasi Umum 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sejumlah Permasalahan Ini, Penyebab Warga Enggan Naik Transportasi Umum 2
    Beberapa warga hendak naik Trans Metro Dewata di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Jumlah warga kota dalam memanfaatkan transportasi umum di Denpasar tergolong minim. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah naiknya harga BBM, pemerintah mengingatkan warga untuk menggunakan transportasi umum. Alasannya bisa menghemat pengeluaran BBM.

    Namun di Bali, warga masih enggan menggunakan transportasi umum karena sejumlah permasalahan. Akibatnya, kenaikan jumlah kendaraan sangat tinggi mencapai belasan persen per tahun, sedangkan panjang jalan tumbuh di bawah 2 persen dalam periode sama.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kendaraan di Provinsi Bali selama periode waktu 10 tahun, dari  2010-2020, meningkat rata-rata sebesar 15,97% per tahun. Yakni dari 1.717.615 unit pada tahun 2010 menjadi 4.460.158 di 2020.

    Sementara, pada periode waktu yang sama, panjang jalan meningkat 1,79% per tahun. Ini mencerminkan pertumbuhan jumlah kendaraan jauh lebih pesat dari kemampuan untuk menyediakan prasarana jalan.

    Menurut Guru Besar Unud, Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya, ST, MEngSc, PhD., khusus untuk wilayah perkotaan Sarbagita, luas jaringan jalan dibandingkan luas wilayah hanya sekitar 6 persen, masih jauh dari kondisi ideal 15 persen. Sistem angkutan umum massal diakui menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan pengeluaran BBM.

    Namun dalam kenyataannya kondisi angkutan umum mengalami keterpurukan dari waktu ke waktu. Angkot dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang beroperasi saat ini, dapat dihitung dengan jari tangan. “Armada yang lama dengan kondisi layanan yang buruk dan tarif mahal telah menyebabkan kian ditinggalkannya angkutan umum oleh masyarakat,” ujarnya.

    Kehadiran angkutan umum yang disubsidi oleh pemerintah, dengan konsep “Buy the Service” dan kualitas armada yang baik di wilayah perkotaan Sarbagita, tak juga mendongkrak minat warga meliriknya. Tingkat isian (load factor) masih belum sesuai harapan, padahal sudah digratiskan. “Dari kondisi ini kita bisa mengambil hikmah bahwa hanya dengan menggratiskan tarif angkutan umum tidak serta merta dapat membuat masyarakat beralih menggunakan angkutan umum,” bebernya.

    Permasalahan angkutan umum yang kurang diminati oleh masyarakat, diakuinya karena angkutan umum belum dapat melayani pergerakan dari asal ke tujuan (first mile-last mile) dengan baik. Selain itu, feeder service yang menghantarkan masyarakat ke titik tujuan akhir tidak tersedia. Fasilitas pejalan kaki juga belum memadai dan tidak terintegrasi dengan koridor layanan angkutan umum.

    Permasalahan lain, kata dia, angkutan umum yang ada saat ini, belum bisa diandalkan dan kurang tepat waktu. Bahkan, angkutan umum ini ternyata juga ikut terjebak dalam kemacetan lalu lintas.

    Faktor lain yang juga mempengaruhi karena masih relatif murahnya harga sepeda motor. Tentu hal itu juga mengakibatkan kenyamanan penggunaan kendaraan pribadi yang melampaui kenyamanan penggunaan angkutan umum.

    Lebih lanjut, permasalahan lainnya, struktur jaringan trayek angkutan umum yang belum optimal sehingga menyebabkan frekuensi perpindahan moda relatif tinggi. Tidak tersedianya fasilitas park and ride yang memadai. “Strategi pengembangan angkutan umum dapat dilakukan dengan mengurai permasalahan-permasalahan yang ada tersebut satu per satu,” ujarnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKenaikan Harga BBM Momentum Keseriusan Transisi Energi
    Next Article Ini Penampakan Foto Gigi Hadid Berdua dengan Leonardo DiCaprio
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.