YOGYA, KRJOGJA.com – Aktor-aktor utama di sektor swasta dan masyarakat sipil Indonesia akan bertemu dengan perwakilan pemerintah di sebuah forum daring pada 9 Maret 2022 untuk memperkuat kolaborasi terhadap pencapaian SDGs di Indonesia. Berjudul ‘Action Dialogue’, pertemuan tersebut akan membahas hal-hal penting, salah satunya Kampala Principles.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Business Call to Action UNDP dan Global Partnership for Effective Development Co-operation, dengan kerjasama dengan Pemerintah Jerman dan UNDP Indonesia. Adapun pembicara dan panelis dari acara ini adalah Norimasa Shimomura, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia (kata sambutan); Uta Bölhoff, Deputy Director-General, Ministry of Economic Cooperation and Development (BMZ) (pengenalan Kampala Principles); Dr. Ir. Wisnu Utomo, Direktur Kebijakan Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional Kementerian PPN/Bappenas (panelis); Yaya W. Junardy, Presiden Indonesia Global Compact Network (panelis); Maria Dian Nurani, Ketua Komite Sosial Ekonomi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (panelis); Rita Triharyani, Ketua Pusat Pelatihan dan Pembelajaran Inklusif Pusat Rehabilitasi Yakkum Jogjakarta (panelis); dan Saber Chowdhury, Anggota Business Leader Caucus (studi kasus Kampala Principles Bangladesh).
Sesi Action Dialogue akan dimoderasi oleh Kim Bettcher, Director of Policy & Program Learning Center, Center for International Private Enterprise. Sesi akan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dimoderasi oleh Sagita Adesywi, Business and Human Rights National Specialist UNDP Indonesia.
Acara ini sejalan dengan implementasi Kampala Principles. Kampala Principles adalah seperangkat lima prinsip yang saling memperkuat satu sama lain, dirancang oleh dan untuk komunitas bisnis, pemerintah di negara berkembang dan mitra pembangunannya, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk meningkatkan efektivitas kerja sama pembangunan dengan sektor swasta di tingkat negara.
Credit: Source link




